Ledakan Warnai Kebakaran Gudang Gas, 1 Orang Luka Bakar

Ledakan Warnai Kebakaran Gudang Gas, 1 Orang Luka Bakar

- detikNews
Selasa, 14 Feb 2006 13:09 WIB
Jakarta - Si jago merah yang membakar agen gas elpiji milik Wagiman berhasil dipadamkan. Wagiman mengalami luka bakar di sekujur badannya. Kebakaran juga menjalar ke 9 rumah warga sekitarnya. "Penyebab kebakaran dari agen gas yang dimiliki Wagiman. Korban kebakaran kini dirawat di RS Permata Hijau. Dia mengalami luka bakar di tangan, punggung, dan badan," urai Kasiops Kecamatan Kebon Jeruk Ramdani. Hal ini disampaikan dia di lokasi kebakaran di Jalan Haji Soleh, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (14/2/2006). Menurut dia, dikerahkan 15 unit pemadan kebakaran. Dua dari Jakarta Selatan dan 13 dari Jakarta Barat."Kemungkinan ketika mereka lagi menyuntik gas ada salah seorang yang sedang merokok," ujarnya menjelaskan penyebab kebakaran itu. Selain itu, lanjutnya, kebakaran juga membakar 9 rumah lainnya. "Enam rumah kontrakan dan tiga rumah tinggal bisa. kerugian belum dihitung," kata Ramdani.2 Kali LedakanSaksi mata Kasino mengaku mendengar 2 kali ledakan keras sebelum kebakaran terjadi. "Ketika saya sedang makan gorengan, saya dengar ledakan suaranya keras sekali. Lalu jarak lima menit terdengar lagi ledakan. Tabung yang meledak langsung terpental ke luar hingga ke seberang rumah lainnya. Kira-kira berat tabung sebesar 150 kg," urai Kasino.Ada korban satu orang tetapi, saya tidak tahu siapa. Dia mengalami luka bakar. Memang tempat ini sudah 10 tahun diduga sebagai tempat pengoplosan gas dari tabung besar ke tabung kecil," lanjutnya.Berdasarkan pantauan detikcom, sekitar 50 tabung gas berbagai ukuran teronggok di lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran sibuk mengangkut tabung yang hangus terbakar.Sedangkan warga yang menjadi korban kebakaran terlihat mengungsi di rumah tetangganya. Mereka membawa harta benda yang berhasil diselamatkan.Bau gas pun masih menyengat hidung. Warga yang menonton insiden ini dilarang merokok karena dikawatirkan dapat menyulut api serta beberapa polisi tempak berjaga-jaga. (aan/)


Berita Terkait