Valentine\'s Day
Omzet Pedagang Bunga Naik 15%
Selasa, 14 Feb 2006 11:49 WIB
Jakarta - Hari Valentine indentik dengan bunga dan coklat. Perayaan Hari Kasih Sayang ini memberikan rezeki tersendiri bagi pedagang bunga. Omzet mereka pun naik 15 persen.Suasana toko bunga di sepanjang Jalan Mahakam, Blok M, Jakarta Selatan, bak disulap menjadi romantis dan bergaya remaja. Bunga mawar merah, buket bunga, dan hiasan boneka serta lambang hati tampak dijajakan."Penjualan bunga laris manis sejak dua hari menjelang perayaan Valentine. Tahun omzet naik sekitar 10 hingga 15 persen. Kebanyakan yang beli pelajar dan mahasiswa," kata Abdul Kodim, salah seorang pedagang bunga.Kodim mengaku toko miliknya mampu menjual 300 batang bunga mawar per hari saat perayaan Valentine. "Sebatang bunga mawar harganya Rp 20 ribu. Kalau buket yang berisi 10 batang dihargai Rp 200 ribu. Ya tinggal pilih saya sesuai kantong," ujarnya.Komentar yang sama juga disampaikan Nyai. Menurutnya, omzetnya naik Rp 500 ribu sejak 13 hingga 14 Februari."Lumayan ada peningkatan. Omzet naik 15 persen," ujarnya dengan wajah sumringah.Sedangkan di Counter Fantasi Land di Blok M Plaza justru mengalami penurunan penjualan bunga. Meski demikian, gerai yang menjual pernak-pernik Valentine ini masih ramai didatangi pembeli."Tahun ini penjualan agak sepi, mungkin dampak kenaikan BBM berpengaruh terhadap pembelian pernak-pernik menjelang Valentine ini dan masyarakat mungkin memilih membeli di trotoar ketimbang pusat perbelanjaan. Omzet bisa lebih dari Rp 500 ribu," ujar Pipit, penjaga counter.
(aan/)











































