Diserang Lewat Milis, Harley Davidson Membela Diri
Selasa, 14 Feb 2006 11:33 WIB
Jakarta - Dikampanyekan negatif lewat milis, club Harley Davidson (HD) pun tak tinggal diam. Club motor gede (moge) ini menulis e-mail balasan yang berisi pembelaan atas kampanye agar melawan arogansi moge. E-mail yang berisi pembelaan HD juga disebarkan dari milis ke milis. Selasa (14/2/2006), detikcom mendapat kiriman e-mail tersebut. E-mail ditulis Zulfikar Alamsyah, anggota HD yang mengaku melihat langsung kejadian yang memicu kampanye melawan arogansi moge.Kampanye arogansi melawan moge lewat milis ditulis oleh Sarie Febriane. Perempuan cantik beranak satu ini mengalami kejengkelan saat berhadapan dengan rombongan HD pada Minggu 5 Februari 2005. Rombongan HD memaksa Sarie minggir dengan cara kasar. Mereka bahkan sampai menggampar spion mobil Sarie.Menurut Zulfikar, cerita Sari terlalu berlebihan. Zulfikar saat kejadian itu, merupakan salah satu rombongan pengendara HD yang berhadapan dengan Sarie. Zulfikar berada selang satu motor dari pengendara moge yang akan diludahi Sarie. Zulfikar menceritakan, rombongan HD sebenarnya meminta pengguna jalan lain agar minggir dengan cara sopan. "Tidak terlihat sedikit pun tindak-tanduk kasar kepada pengendara mobil maupun yang lain, apalagi dengan menggebrak kap mobil orang lain," kata Zulfikar dalam e-mailnya.Kepada Sarie, rombongan juga bersikap sopan. Salah seorang pengendara HD, kata Zulfikar, mendekati Sarie dan memohon kerelaan ibu muda itu agar menepikan mobilnya. Sarie menolak minggir karena sisi kiri sudah mentok. Tapi menurut Zulfikar, sebenarnya masih ada ruang sekitar 1 meter di sebelah Sarie. Selain menolak, ibu satu anak itu makin membuat marah pengendara HD karena justru mengarahkan mobilnya ke arah rombongan HD. "Hal tersebut yang mungkin memancing emosi rekan rekan bikers (sebutan untuk pengendara) HD. Luapan emosi itulah yang mungkin diterima oleh ibu yang terhormat dari rekan-rekan bikers dengan sengaja menderu knalpot motor," kata Zulfikar. Anggota HD itu membantah ada pengendara HD yang menggampar spion mobil Sarie. Ia membenarkan ada salah seorang biker yang membelokkan spion mobil perempuan yang tinggal di Cinere itu. Tapi tindakan itu tidak dilakukan dengan cara kasar. "Yang ada adalah rekan kami menghampiri mobil ibu ini dan langsung menutup spion," kata Zulfikar.Zulfikar juga menuturkan sejumlah alasan HD meminta prioritas memakai jalan. Kemacetan akan membuat mesin HD menjadi panas. Padahal setiap HD dilengkapi dengan engine cut off yang dalam kondisi tertentu akan mati untuk menghindari panas mesin yang berlebihan. "Jadi solusi yang terbaik adalah secepat mungkin motor dapat terhindar dari kemacetan dan melaju di jalan yang tidak terhambat,agar angin dapat segera mendinginkan mesin," tuturnya. Selain itu HD yang merupakan motor gede karena beratnya akan kesulitan melakukan pengereman mendadak. Motor HD tipe touring minimun beratnya kurang lebih sekitar 370 kg. "Dengan bobot seperti ini tentunya pengereman juga jadi alasan utama mengapa Road Captain berusaha membuka/meminta jalan dari pengendara yang lain guna menjaga jangan sampai ada yang celaka pada grup selama berkendara, terutamajangan sampai mencederai orang atau kendaraan yang lain," jelas Zulfikar.Zulfikar juga mempersoalkan Sarie yang tidak langsung menjalankan mobilnya padahal posisi mobil perempuan itu berada paling depan dan terselamatkan dari kemacetan.
(iy/)











































