Menlu Denmark: Tidak Perlu Minta Maaf Soal Kartun Nabi
Selasa, 14 Feb 2006 10:57 WIB
Jakarta - Pemerintah Denmark telah minta maaf sehubungan pemuatan kartun Nabi Muhammad oleh surat kabar Jyllands-Posten. Namun Menteri Luar Negeri (Menlu) Denmark Per Stig Moeller malah menyatakan ketidaksetujuannya atas sikap resmi pemerintahnya. Waduh!Moeller mencetuskan, pemerintah Denmark tidak punya alasan untuk meminta maaf atas publikasi kartun kontroversial oleh koran terbesar di negeri itu."Pertama, Anda tidak bisa minta maaf untuk sesuatu yang tidak Anda lakukan," kata Moeller dalam wawancara telepon dengan Associated Press, Selasa (14/2/2006)."Kedua, tak ada hal ilegal yang telah dilakukan karena tidak seorang pun telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan," imbuhnya.Tidak jelas mengapa Moeller berkomentar seperti itu. Padahal aksi protes atas kartun Nabi Muhammad terus terjadi di sejumlah negara. Demo tersebut bahkan telah merenggut belasan nyawa di Afghanistan, Suriah dan Libanon.Meski telah meminta maaf karena sudah menyinggung umat Islam, namun pemerintah Denmark bersikeras menolak seruan untuk mengambil tindakan tegas terhadap Jyllands-Posten. Alasannya, pemerintah tidak punya kekuasaan atas media.
(ita/)











































