Usulan Menag Agar Ahmadiyah Bentuk Agama Baru Naif

Ahmadiyah:

Usulan Menag Agar Ahmadiyah Bentuk Agama Baru Naif

- detikNews
Selasa, 14 Feb 2006 10:30 WIB
Jakarta - Permintaan Menteri Agama M. Maftuh Basyuni agar Jemaat Ahmadiyah kembali ke ajaran Islam atau keluar dan membentuk agama baru mendapat tanggapan pro dan kontra. PP Muhammadiyah mendukung usulan Menteri Agama tersebut. Namun, banyak juga tokoh-tokoh lain yang menolaknya.Pihak Ahmadiyah menolak keras usulan tersebut. Bahkan Ketua Umum PB Ahmadiyah Abdul Basit mengecam usulan tersebut. "Memang dia siapa. Masak menteri bisa memutuskan agama baru. Enak saja nyuruh-nyuruh," kata Abdul Basit saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (14/2/2006).Seharusnya Menteri Agama sebagai aparat pemerintah memberikan perlindungan dan mencarikan jalan keluar. "Tidak menvonis minta agar kami menjadi agama baru. Usulan itu sangat naif sekali," ujarnya.Persoalan Ahmadiyah, menurut Abdul Basit, harus diselesaikan melalui dialog, bukan dengan cara-cara kekerasan. "Kalau dengan cara kekerasan, sampai kapan pun tidak akan selesai. Seperti yang terjadi di negara-negara Timur Tengah. Saya percaya dengan dialog seperti di Aceh, kasus-kasus kekerasan yang selama ini terjadi akan selesai," tandasnya.Sebelumnya, Menteri Agama M. Maftuh Basyuni meminta warga Ahmadiyah -- yang selama ini dianggap menyimpang dari ajaran Islam dengan mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW -- kembali pada ajaran Islam sesungguhnya. Jika masih tetap menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi terakhir, maka disarankan kepada warga Ahmadiyah membentuk agama baru di luar Islam.Usulan Menteri Agama tersebut mendapat respons dari Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Menurut Din, pihaknya setuju dengan usulan Ahmadiyah membentuk agama baru. (jon/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads