Mantan Pimred Tabloid Gloria Siap Diperiksa

Mantan Pimred Tabloid Gloria Siap Diperiksa

- detikNews
Senin, 13 Feb 2006 18:20 WIB
Yogyakarta - Gara-gara memuat ulang sebuah kartun, David Da Silva kehilangan jabatan. Posisinya sebagai pemimpin redaksi Tabloid Gloria yang bernaung di bawah Grup Jawa Pos melayang. Meski sudah diberhentikan, David Da Silva mengaku siap mempertanggungjawabkan kasus pemuatan kartun Nabi Muhammad jika memang polisi melakukan pengusutan secara hukum. "Saya siap mempertanggungjawabkan semuanya. Termasuk konsekuensi saya menerima PHK dari kantor," kata David Da Silva saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (13/2/2006).Hanya David berharap kepada media massa baik cetak maupun elektronik tidak memperuncing masalah ini karena dirinya khawatir kasus ini berkembang ke arah SARA. "Saya minta tolong kepada media tidak memperuncing masalah ini. Saya sudah menanggung konsekuensinya," katanya. Lima karikatur Nabi Muhammad SAW dimuat Tabloid Gloria pada edisi 288 terbitan Minggu II bulan Februari 2006 pada halaman 10 dengan judul "Prihatin dengan kebebasan". Namun sebelum beredar luas, tabloid tersebut sudah ditarik dari pasaran. Tabloid beroplah 8.000 eksemplar ini beredar di Jakarta, Medan, Manado, Surabaya dan Sidoarjo (jon/)


Berita Terkait