Pemerintah Diminta Fasilitasi Ahmadiyah Jadi Agama Baru

Pemerintah Diminta Fasilitasi Ahmadiyah Jadi Agama Baru

- detikNews
Senin, 13 Feb 2006 16:36 WIB
Jakarta - Imbauan Menteri Agama Maftuh Basyuni agar kelompok Ahmadiyah membentuk agama sendiri dan tidak nyantol ke Islam didukung sepenuhnya oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Namun Din meminta pemerintah menyiapkan fasilitas bagi jemaat Ahmadiyah."Ini sesuai dengan janji Presiden SBY pada waktu pidato perayaan Imlek bagi agama Khonghucu. Pidato Presiden kan gitu," kata Din di sela East Asia Religious Leaders Forum di Hotel Hilton, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (13/2/2006)Ahmadiyah, imbuh Din, memang lebih baik membentuk agama baru daripada membentuk faham yang nyata-nyata mencoreng agama Islam serta melukai umat Islam."Itu pendapat saya dari awal. Kita menghargai kebebasan beragama. Bahkan Al Quran memungkinkan seorang mau beragama atau tidak beragama," katanya.Jadi, jika suatu faham kalau sudah mengembangkan suatu ajaran terkait dengan agama tertentu, maka harus dihargai prinsip-prinsipnya. Hanya saja jangan sampai terjadi agama itu disimpangkan, terutama pada hal yang paling dasar yang menyangkut kepercayaan."Jadi kalau Ahmadiyah masih beranggapan Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi baru setelah Nabi Muhammad SAW, maka bentuk saja agama baru!" cetusnya.Namun, kalau Ahmadiyah sudah menyantolkan diri pada Islam, maka lebih baik kembai ke pangkuan Islam untuk berpegang bahwa Muhammad adalah nabi terakhir. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait