Bajaj BBG Diluncurkan Maret
Senin, 13 Feb 2006 16:30 WIB
Jakarta - Bajaj yang naik daun berkat sinetron Bajaj Bajuri mulai Maret depan tidak lagi bersuara cempreng dan penuh polusi. Bajaj generasi terbaru berbahan bakar gas (BBG) dan bermesin 4 tak.Bajaj BBG ini diluncurkan seiring dengan Perda No 12/2003 yang melarang 14 ribu kendaraan roda tiga itu mengais rezeki di Jakarta karena menyumbang polusi yang tidak sedikit.Bajaj BBG dipastikan beroperasi di Jakarta setelah Gubernur Sutiyoso bertemu dengan Paguyuban Pengusaha dan Pemilik Bajaj di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2006). "Asosiasi Bajaj sepakat untuk mendukung program Pemda yakni Perda No 2 tahun 2005, jadi Bajaj itu bemesin dari 2 tak menjadi 4 tak," ujar Sutiyoso. Tri Buddy Wahono yang merupakan pengusaha penyuplai Bajaj menyatakan, harga Bajaj BBG tanpa pajak per unitnya Rp 38 juta. Bajaj itu diimpor dari India, berkapasitas 173 cc dan mesin ada di belakang. Sedangkan kapasitas penumpangnya sama dengan Bajaj berbahan bakar bensin yaitu berjumlah tiga orang. Kepala Dinas Perhubungan Nurrachman menegaskan, dibolehkannya kembali Bajaj beroperasi di Jakarta karena sesuai dengan keputusan Menteri Perhubungan No 35/2001 bahwa Bajaj yang beroda tiga termasuk dalam moda transportasi di Jakarta. Sementara itu Ketua Umum Paguyuban Pengusaha dan Pemilik Bajaj di Jakarta Taryono menyatakan, Bajaj berbahan bakar bensin yang dilarang beroperasi karena menambah polusi di Jakarta akan dijual. "Bahkan tidak tertutup kemungkinan warga di pinggiran Jakarta seperti Depok dan Bekasi yang beminat boleh ambil," ujar Taryono.
(nrl/)











































