Demo 20 Orang MMI di Tabloid Gloria Dijaga 300 Polisi

Demo 20 Orang MMI di Tabloid Gloria Dijaga 300 Polisi

- detikNews
Senin, 13 Feb 2006 15:56 WIB
Surabaya - Luar biasa! Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh 20 aktivis Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Surabaya di depan kantor redaksi Tabloid Gloria dijaga superketat. Sedikitnya 300 aparat Polwiltabes Surabaya dikerahkan. Berarti, satu demonstran dijaga 60 polisi. Cckkk...Selain mengerahkan aparatnya, Polwiltabes juga memblokade jalan masuk ke kantor pusat Grup Jawa Pos ini dengan pagar kawat berduri. Demostran hanya boleh melakukan orasi 75 meter dari kantor Tabloid Gloria. Untuk diketahui, di kantor tersebut selain Tabloid Gloria, juga terdapat kantor penerbitan lain seperti Memorandum, Ototrend, Koran Rek Ayo Rek dan percetakan Temprina.Pengunjuk rasa tiba di lokasi pukul 14.00 WIB, Senin (13/2/2006). Wartawan yang menunggu datangnya peserta aksi sejak Senin siang sempat kaget karena yang datang sungguh di luar dugaan. Bukan ratusan pengunjuk rasa, tetapi hanya satu buah mobil pick up yang juga digunakan untuk orasi serta 6 unit sepeda motor. Aksi dipimpin langsung oleh Ketua MMI Surabaya Zulkarnaen Yusuf.Sempat terjadi ketegangan saat Zulkanaen meminta polisi membuka blokade pagar betis berduri yang dirintangkan di jalan. Namun permintaan MMI tidak diindahkan polisi. Akhirnya diambil jalan tengah, Dirut Tabloid Gloria Tommy Hary Purwantoro diminta petugas menemui MMI di atas mobil pick up dan meminta maaf atas pemuatan karikatur Nabi Muhammad SAW.MMI juga meminta agar polisi segera mengusut secara proaktif Pimred Tabloid Gloria David Da Silva yang dinilai telah melakukan penghinaan terhadap agama Islam. Mereka juga meminta penerbitan Gloria dihentikan. Mendapat permintaan tersebut, Tomy tidak bisa memberi kepastian, karena kewenangan ada pada top management.Mengenai ketatnya pengamanan, Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Anang Iskandar mengelak jika dikatakan pengamanan berlebihan. "Tidak. Ini sekaligus pelatihan para personel sesuai undang-undang," katanya.Lima karikatur Nabi Muhammad SAW dimuat Tabloid Gloria pada edisi 288 terbitan Minggu II bulan Februari 2006 pada halaman 10 dengan judul "Prihatin dengan kebebasan". Namun sebelum beredar luas, tabloid tersebut sudah ditarik dari pasaran. Tabloid beroplah 8.000 eksemplar ini beredar di Jakarta, Medan, Manado, Surabaya dan Sidoarjo. (jon/)


Berita Terkait