SBY-Xanana Bertemu 17 Februari
Senin, 13 Feb 2006 14:52 WIB
Jakarta - Setelah sempat tertunda, akhirnya pertemuan antara Presiden SBY dengan mitranya dari Timor Leste, Presiden Xanana Gusmao, dapat kembali diselenggarakan. "Nanti pertemuannya 17 Februari di Istana Tampaksiring, Bali," kata Menlu Hasan Wairajuda di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2006). Agenda utama pertemuan tersebut adalah peningkatan hubungan bilateral kedua negara. Tapi yang paling ditunggu adalah penjelasan langsung dari Xanana pada SBY tentang laporannya pada DK PBB. "Ini memang merupakan penjelasan yang ditunggu. Sedari awal Presiden Xanana ingin memberikan penjelasan pada Presiden SBY setelah kunjungan beliau ke New York," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal yang ditemui wartawan pada kesempatan yang sama. Seperti diketahui, sedianya SBY dan Xanana bertemu pada 27 Januari 2006. Tapi tiba-tiba saja batal seiring disampaikannya laporan Komisi Pencari Fakta dan HAM Timor Leste pada Sekjen PBB Kofi Annan. Laporan tersebut menyebutkan TNI terbukti melakukan pelanggaran HAM berat selama masa integrasi Timor Timur dalam NKRI. Pemerintah RI menganggap penyampaian laporan tersebut ke PBB merupakan kemunduran atas komitmen yang tercapai setelah jajak pendapat bahwa proses rekonsiliasi dan penyelesaian masalah yang tertinggal diselesaikan melalui komisi bersama dengan merujuk pada kepentingan masa depan.
(nrl/)











































