Menlu Denmark Telepon Hassan, Hargai Pengamanan Indonesia

Menlu Denmark Telepon Hassan, Hargai Pengamanan Indonesia

- detikNews
Senin, 13 Feb 2006 13:42 WIB
Jakarta - Menlu Denmark menelepon Menlu Hassan Wirajuda pada Minggu malam 12 Februari soal penutupan Kedubesnya di Jakarta. Penutupan itu bukan merupakan tindakan politik, tapi lebih karena pertimbangan keamanan semata-mata."Tidak kurang pemerintah Denmark sendiri menghargai upaya-upaya yang kita lakukan dalam menangani gejolak reaksi terhadap pemuatan karikatur," kata Hassan di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (13/2/2006). Menlu Denmark juga menghargai tulisan Presiden SBY yang di Herald Tribune beberapa hari yang lalu. "Dengan kata lain suasana dan pandangan mereka sangat positif," ujar Hassan. Tapi tetap saja Kedubes ditutup. Apa pemerintah Indonesia tidak bisa memberikan rasa aman terhadap mereka? "Itu relatif ya, pertama saya juga menyampaikan bahwa sejauh ini kita tidak menerima permintaan apa pun dari mereka, dari Kedutaan Besar tentang jenis-jenis spesifik ancaman yang mereka hadapi. Dari pihak kita tidak memperoleh informasi apa-apa tentang ancaman yang potensial." "Jadi merupakan rekaan bagi mereka, mungkin ada satu dua bentuk terutama di Jatim, mereka sebutkan dari potensi sweeping terhadap warga negara Denmark yang selama ini belum terjadi. Dengan kata lain itu kan asumsi terhadap sesuatu," papar Hassan.Sedangkan Kapolri Jenderal Sutanto di tempat yang sama menyatakan, demonstrasi karikatur Nabi masih tetap berlangsug aman, tidak seperti di luar negeri. "Kita berusaha untuk mengamankan semuanya," katanya.Terkait:Heboh Karikatur Nabi, SBY Nulis Artikel di Koran Asing (nrl/)


Berita Terkait