Jawab Andi Arief, Marzuki Siap Mubahalah soal 'SBY Bilang Mega Kecolongan'

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 14:03 WIB
Ketua DPR RI Marzuki Alie sudah kembali bekerja dan terlihat di gedung DPR pada Kamis (4/9). Marzuki jatuh sakit dan sempat dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.
Marzuki Alie (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut cerita Marzuki Alie soal 'SBY bilang Megawati kecolongan' hanyalah karangan bebas. Marzuki Alie siap bermubahalah atas pernyataannya ini.

"Pak Andi, perjalanan saya dengan SBY bisa saya pertanggungjawabkan lahir bathin, bisa bermubahalah, karena saksi tunggal semuanya sudah meninggal dunia," kata Marzuki Alie di Twitter, Kamis (18/2/2021).

Marzuki Alie menyebut dirinya kerap dituduh mencari jabatan di Partai Demokrat (PD). Eks Sekjen PD itu menceritakan kembali apa yang dilakukannya bagi Partai Demokrat.

"Banyak orang mengira saya cari jabatan di PD. PD 2002 hadir di Palembang Prof Subur BS, pakai ruang kampus saya sebelum SBY gabung PD," jelas Marzuki Alie.

Perihal SBY bilang Megawati kecolongan ini disampaikan Marzuki Alie dalam YouTube. Menurut Marzuki, pada 2004, SBY saat itu mengajaknya bertemu di hotel dan terjadilah obrolan soal 'Megawati kecolongan' ini.

Marzuki, yang pernah menjabat Ketua DPR, lantas mengulang ucapan SBY dalam pertemuan tempo lalu itu. Menurutnya, SBY menyebut Megawati akan kecolongan karena langkah yang akan dilakukannya saat itu.

"Pak SBY menyampaikan, 'Pak Marzuki, saya akan berpasangan dengan Pak JK. Ini Bu Mega akan kecolongan dua kali ini'. Kecolongan pertama, dia yang pindah. Kecolongan kedua, dia ambil Pak JK. Itu kalimatnya. 'Pak Marzuki orang pertama yang saya kasih tahu. Nanti kita rapat begini-begini'. Ada beberapa yang disampaikan ke saya, 'nanti saya kenalkan ini, nanti gini'," ucap Marzuki Alie dalam video itu yang kemudian mempersilakan pernyataannya dikutip, Kamis (18/2).

Andi Arief lantas menyebut pernyataan Marzuki Alie soal SBY bilang Megawati kecolongan ialah 'pernyataan hantu'. 'Hantu' dalam hal ini 'mengarang bebas'.

"Kenapa hantu, karena Marzuki mengarang bebas. Lebih mengejutkan saya, ternyata ada dendam PDIP terhadap SBY karena sebagai menantu Jenderal Sarwo Edhie Wibowo. Dendam ideologis?" sebut Andi Arief kepada wartawan.

Simak video 'Marzuki Alie Ungkit Pidato SBY Tak Ingin Kuasa Keluarga di Demokrat':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)