Soal Pilgub DKI, PKS Ingatkan Risma Mensos Banyak Jadi Terdakwa

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 13:35 WIB
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - PKS buka suara terkait posisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang terancam usai dibuntuti Mensos Tri Rismaharini (Risma) di urutan kedua dalam survei Pilgub DKI Jakarta. PKS menilai posisi Anies masih kuat sebagai petahana.

"Semua masih punya peluang. Tergantung kemampuannya memberi manfaat bagi warga DKI. Mas Anies kuat karena incumbent (petahana)," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Kamis (18/2/2021).

Mardani tidak menampik terkait posisi Risma sebagai penantang yang tangguh untuk Anies di Pilgub DKI Jakarta mendatang. Namun dia mengingatkan jabatan Mensos yang kerap menjadi terdakwa.

"Bu Risma penantang yang tangguh, apalagi Mensos. Walau hati-hati karena banyak Mensos jadi terdakwa," ucapnya.

Mardani lalu mengungkap posisi Anies kuat jika Pilgub DKI Jakarta diadakan pada 2022. Namun jika digelar pada 2024, semua masih berpeluang, termasuk kader PKS.

"Jika 2022 peluang Mas Anies besar. Jika 2024 semua masih berpeluang. PKS juga menyiapkan kadernya," ujarnya.

Sebelumnya, nama Risma mengekor Anies Baswedan dalam rilis survei terkait Pilgub DKI Jakarta. PKB menilai posisi Anies di Pilgub DKI sangat terancam.

"Hampir pasti Gubernur DKI mendatang Risma. Sekarang yang diperebutkan adalah wagub," kata Ketua PKB Faisol Riza.

Simak video 'PKS soal Elektabilitas Anies 42,5%: Tak Usah Khawatir dengan Kompetitor':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/gbr)