Amien Rais Sarankan MA - KY 'Gencatan Konflik'

Amien Rais Sarankan MA - KY 'Gencatan Konflik'

- detikNews
Senin, 13 Feb 2006 12:03 WIB
Solo - Mantan Ketua MPR Amien Rais menyarankan agar konflik terbuka antara Mahkamah Agung (MA) dengan Komisi Yudisial (KY) diakhiri dengan dengan mengambil fasependinginan koflik. Langkah tersebut perlu dilakukan untuk menjaga wibawa hukum dan kepercayaan publik kepada lembaga penegak hukum."Perlu diambil tahapan pendinginan konflik antarkedua lembaga tinggi di bidang hukum tersebut. Selanjutnya nanti akan dapat dibaca mana persoalan yang sebetulnya fundamental dan mana yang cuma persoalan sampingan," ujar Amien kepada wartawan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Senin (13/2/2006).Selanjutnya, kata Amien, kedua pimpinan lembaga itu perlu duduk bersama untuk mengurai persoalan yang terjadi dan menghentikan seluruh langkah saling menyerang dan memojokkan pihak lain yang memungkinkan kembali memanaskan situasi.Tujuan langkah itu adalah untuk menyelamatkan keduanya dari krisis kelembagaan yang sedang terjadi. Apalagi saat ini sudah terdapat tiga hakim agung yang menyewa pengacara untuk menyerang KY. Tujuan lainnya adalah menjaga wibawa hukum dan kepercayaan publik kepada lembaga penegak hukum."Sulit dibayangkan bagaimana mungkin publik bisa berharap mendapatkan keadilan dan pengayoman hukum yang memadai di negeri ini, jika para penyangga pilar-pilar utama hukum negeri ini saling kecam, saling menghajar dan menyerang," lanjut Amien.Tidak Yakin SBY BerinisiatifLebih lanjut Amien mengatakan kedua lembaga ini harus mampu menyelesaikan persoalan mereka sendiri tanpa perlu berharap adanya mediasi dari Presiden selaku lembaga tinggi negara lain. Hal tersebut karena secara pribadi Amien tidak yakin bahwa Presiden Yudhoyono mempunyai inisiatif melakukannya."SBY seorang peragu. Dalam masalah-masalah krusial yang lainnya kita juga tahu dia tidak mengambil langkah apa pun. Paling-paling dia hanya menyuruh orang lain sebagai wakilnya. Lihat saja misalnya dalam kasus Majalah Playboy dia juga tidak mengambil langkah jelas," ungkapnya."Karena itu MA dan KY harus berinisiatif sendiri dengan saling membuka diri menyelesaikan persoalan. Presiden kita ini orang yang sangat berhati-hatimungkin dengan alasan tidak akan mencampuri persoalan di yudikatif. Saking berhati-hati sampai-sampai dia menjadi seorang yang... wallahu a'lam," demikian Amien Rais. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads