Rusia Undang Hamas, Israel Berang

Rusia Undang Hamas, Israel Berang

- detikNews
Senin, 13 Feb 2006 09:39 WIB
Jakarta - Israel mengkritik keputusan Rusia untuk membuka dialog dengan kelompok Hamas, setelah mereka memenangkan pemilu Palestina, Januari lalu. Israel kini tengah mengupayakan boikot internasional untuk Hamas.Keputusan Rusia untuk mengundang Hamas berdialog di Moscow, menjadi agenda penting sidang kabinet Israel di Jerusalem. Mereka memperingati Rusia untuk tidak memberi legitimasi kepada kelompok yang dianggap bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menewaskan ratusan warga Israel.Hamas dianggap sebagai kelompok teroris oleh Israel, AS, dan Uni Eropa. Juru Bicara pemerintah Israel Mark Regev menuding Rusia menentang kehendak dunia."Kami pikir telah ada konsensus internasional yang jelas, jika Hamas sebagai kelompok teroris mengambil alih pemerintahan Palestina, maka dunia berhadapan dengan sebuah rezim yang buruk," ujar Regev seperti dilansir VOANews.com, Senin (13/2/2006).Pemerintah Rusia sendiri tidak melihat Hamas sebagai kelompok teroris. Rusia berencana membujuk Hamas untuk meninggalkan kekerasan dan mengakui keberadaan Israel. Permintaan ini ditolak Hamas.Meski demikian, Hamas tengah mencari pengakuan internasional. Juru bicara Hamas di Jalur Gaza Sami Abu Zuhri, menyatakan rencana perjalanan pemimpin Hamas ke Rusia akhir bulan ini adalah untuk menegaskan keberadaan Hamas di mata internasional."Kami ingin tegaskan kehadiran kami, terkait pembangunan politik dan hal-hal yang berkaitan dengan hak-hak rakyat kami," ujar Sami di Gaza, sebagaimana dilansir Associated Press. (fay/)


Berita Terkait