DPRD Bone Laporkan Kepsek Jarang Masuk-Pecat Guru Usai Posting Gaji ke Pemkab

Zulkifli Natsir - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 18:09 WIB
Disdik Bone dalam rapat dengar pendapat DPRD Bone terkait pemecatan guru honorer Hervina (34) karena memposting gaji Rp 700 ribu di medsos (Zul/detikcom).
Foto: Disdik Bone dalam rapat dengar pendapat DPRD Bone terkait pemecatan guru honorer Hervina (34) karena memposting gaji Rp 700 ribu di medsos (Zul/detikcom).
Bone -

DPRD Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima laporan warga Desa Sadar soal Kepala Sekolah SDN 169 Sadar, Hamsinah jarang masuk ke sekolah. Hamsinah dilaporkan warga usai memecat seorang guru honorer Hervina (34) karena memposting gaji Rp 700 ribu.

"Terkait petisi tersebut (laporan warga Desa Sadar Hamsinah jarang masuk sekolah) kami akan tindak lanjuti. Kami akan sampaikan ke Inspektorat Daerah dan BPKSDM," ujar Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan di kantornya, Selasa (16/2/2021).

Terkait tuntutan warga Desa Sadar agar Hamsinah segera dicopot dari jabatan Kepala Sekolah SDN 169, Irwandi menyerahkan sepenuhnya ke Bupati Bone.

"Karena menyangkut soal pengangkatan dan pemberhentian Kepala Sekolah itu hak prerogatif dari Bupati, yang tentunya penilaiannya dari kedua instansi tadi," kata Irwandi.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Sadar, Andi Kadir mengungkapkan jika Hamsinah jarang masuk ke sekolah sejak sebelum pandemi COVID-19, atau sistem pembelajaran daring-luring diberlakukan. Hal ini membantah pernyataan Dinas Pendidikan Bone yang menyebut Hamsinah jarang masuk ke sekolah karena pandemi COVID-19.

"Itu sebelum COVID-19 biasa datang 2 kali atau 3 kali dalam sebulan. Jadi yang aktif, memang kami lihat datang mengajar anak-anak sekolah itu guru-guru honor," ungkap Andi Kadir.

Hari ini DPRD Bone mempertemukan pihak dari KepsekHamsinah danHervina dalam rapat dengar pendapat yang berlangsung alot. Simak selengkapnya di halaman selanjutnya>>>

Saksikan juga 'Pendidikan, Hal Mewah di Kwatisore Papua':

[Gambas:Video 20detik]