Gubernur Kaltara Zainal Paliwang ke KPK, Minta Wejangan Cegah Korupsi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 14:06 WIB
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang ke gedung KPK, Jakarta.
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang ke gedung KPK, Jakarta. (Foto: Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang menyambangi kantor KPK, Jakarta, siang ini. Kedatangan Zainal ke KPK untuk audiensi meminta wejangan pencegahan korupsi di wilayahnya.

"Ya, KPK siang ini akan menerima kehadiran Gubernur Kalimantan Utara. Audiensi terkait mengawali masa tugasnya setelah dilantik sebagai Gubernur Kaltara periode 2021-2024 yang terpilih dalam Pilkada Serentak 2020," kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati, Selasa (16/2/2021).

Pantauan detikcom, sekitar pukul 13.40 WIB, Zainal tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam, dia masuk ke lobi gedung KPK.

"Hari ini saya sebagai pemimpin baru di Kaltara, saya hari ini bertemu dengan Ketua KPK dalam rangka silaturahmi. Kemudian ya mohon wejangan dari beliau supaya di Kaltara ini tidak ada korupsi, supaya Kaltara bebas korupsi," kata Zainal kepada wartawan di KPK.

Ipi mengatakan kehadiran Zainal Paliwang diterima oleh tiga pimpinan KPK, yaitu Ketua KPK Firli Bahuri didampingi dua Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dan Lili Pontauli Siregar. Dalam kesempatan itu pimpinan KPK mengingatkan Zainal Paliwang agar memenuhi janji kampanyenya untuk mewujudkan pemerintahan Kaltara yang baik.

"Sekurangnya meliputi 4 hal terkait pembangunan aparatur pemerintahan yang baik, kualitas pelayanan publik, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan komitmen antikorupsi yang diwujudkan dalam program-program pembangunan di Kaltara," katanya.

KPK juga mengingatkan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, harus tetap memegang teguh integritas, tertib administrasi, dan mencegah potensi penyimpangan yang mengarah pada tindak pidana korupsi. Terlebih, dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini.

"Pesan itu disampaikan mengingat kepala daerah menghadapi tantangan yang lebih berat di masa pandemi untuk memastikan program-program penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi di daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel," katanya.

Menurut Ipi, Zainal Paliwang berharap agar KPK dapat melakukan pendampingan untuk mengawal program pembangunan yang akan dijalankannya di Provinsi Kaltara. Zainal juga menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan potensi alam, khususnya sumber daya laut yang dinilainya cukup menjanjikan untuk mensejahterakan masyarakat Kaltara namun belum dikelola dengan baik.

"KPK menyambut baik rencana tersebut. Harapannya, sumber daya alam Kaltara akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kaltara," ucap Ipi.

Berdasarkan catatan KPK, area intervensi optimalisasi PAD pada MCP 2020 adalah yang terendah dan masih harus ditingkatkan dengan skor 49%. Meski secara umum skor total MCP 2020 Provinsi Kaltara sudah cukup baik yaitu 84%. Nilai ini di atas rata-rata nasional yaitu 64%.

Seperti diketahui, Zainal dilantik Presiden Jokowi sebagai Gubernur Kaltara. Dia resmi menjabat gubernur periode 2021-2024.

Pelantikan berlangsung di ruangan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/2). Zainal Paliwang berpasangan dengan Yansen Tipa Padan sebagai Wakil Gubernur Kaltara.

(fas/dkp)