Profil Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi yang Wafat di Usia 70 Tahun

Muhammad Budi Kurniawan - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 12:59 WIB
Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi (Dok Istimewa)
Foto: Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi (Dok Istimewa)
Kabupaten Paser -

Bupati Kabupaten Paser, Yusriansyah Syarkawi, meninggal dunia. Yusriansyah wafat pada usia 70 tahun.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Yusriansyah lahir di Tanah Grogot, Paser, Kalimantan Timur, pada tanggal 26 Juli 1950. Yusriansyah merupakan lulusan IIP (S1) di Jakarta pada tahun 1983 dan melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Brawijaya Malang.

Yusriansyah diketahui memulai karir pemerintahannya sebagai sekretaris camat di Kantor Camat Balikpapan Timur pada tahun 1975 hingga 1976. Kemudian, ia menjabat sebagai Bupati Paser periode 1999-2004.

Lalu ia kembali menjabat sebagai Bupati Paser untuk masa bakti 2016-2021. Yusriansyah dilantik sebagai Bupati Paser pada 17 Februari 2016 berpasangan dengan wakil bupati Paser Mardikansyah.

Salah satu putra Yusriansyah, Hendra Wahyudi saat ini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Paser. Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi dikabarkan sering masuk rumah sakit.

Putranya, Hendra Wahyudi menyebut Yusriansyah kembali masuk rumah sakit sejak Senin (18/5/2020). Selama menjalani perawatan, ia didampingi istrinya dan salah satu putranya bernama Indra Perdian.

"Beberapa waktu lalu memang beliau sudah sembuh dan bersiap untuk kembali ke Paser, namun karena kembali harus dirawat, beliau menunda kepulangannya," jelas Hendra.

Dengan adanya berita duka ini, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Siti Makiah melalui Kasubbag Administrasi Pemerintahan Moh Irshad mengatakan roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Jika merujuk pada aturan yang berlaku, ada beberapa tugas yang akan dilimpahkan kepada Wakil Bupati Paser selama Bupati Paser berhalangan. Kebijakan ini dengan persetujuan Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Otonomi Daerah.

"Jika mengacu pada pasal 65 dan 66 Undang-undang Nomor 2 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka segala tugas dan fungsi Bupati Paser pada dasarnya bisa dilaksanakan oleh Wakil Bupati, dengan catatan bupati berhalangan sementara karena sakit, dan dibuktikan dengan surat keterangan dokter yang berwenang," jelas Irshad.

(isa/isa)