Golkar Didesak Penuhi 30% Kuota Perempuan
Senin, 13 Feb 2006 01:24 WIB
Jakarta -
Partai Golkar didesak kadernya. Kader perempuan Partai Golkar mendesak partai berlambang pohon beringin ini untuk memenuhi kuota perempuan sebesar 30 persen dalam Pemilu 2009 mendatang."Kita ingin bukan hanya menjadi pendamping, tapi juga terlibat sebagai penentu kebijakan. Karena itu kami mendorong adanya tindakan khusus," ujar Ketua DPP Partai Golkar Bidang Budaya, Pariwisata dan Perempuan, Yuniwati Sofwan, dalam jumpa pers di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (12/2/2006).Menurutnya, secara de jure, di Golkar sudah ada hasil rapat pimpinan yang akan memberikan kesempatan terhadap kader perempuan. Namun, saat pencalonan legislatif, ada faktor yang tidak bisa diikuti oleh kader perempuan."Kalau tidak ada political will tentu akan susah untuk dipenuhi kuota ini. Meski dibanding parpol lain, porsi keterwakilan perempuan di Golkar lebih banyak," papar Yuniwati.Yuni mengungkapkan, hingga saat ini jumlah kuota perempuan di DPR baru mencapai angka 11 persen, dari 30 persen yang ditentukan oleh undang-undang. "Dan kalau dibandingkan yang lalu-lalu, tentu tidak ada peningkatan, karena sudah pernah kuota tertinggi dicapai sebesar 13 persen," ungkapnya.Wakil Ketua Golkar Agung Laksono menyambut baik permintaan kader-kadernya tersebut. Ia beranggapan saat ini memang sudah saatnya bagi kaum perempuan untuk menjadi penentu kebijakan. Meski demikian, Agung meminta kader perempuan harus meningkatkan kompetensi individu. Dia beralasan, kedepannya Golkar tidak lagi mengedepankan organisasi, namun akan lebih mengutamakan figur-figur yang memiliki kemampuan."Dan saya berharap kuota tersebut nantinya bisa diwujudkan, dan ini memang membutuhkan perjuangan," cetus Agung.Agung yakin, dengan kualitas kader perempuan yang ada di Golkar saat ini, kuota tersebut bisa dipenuhi. "Ini memang menjadi tantangan. Tapi dengan kualitas yang ada sekarang tidak ada alasan lagi untuk tidak memenuhi kuota 30%," demikian Agung.
(fay/)










































