Pemerintah Rencanakan Vaksinasi 181,5 Juta Penduduk di Atas 18 Tahun

Erika Dyah - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 11:29 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengungkapkan museum memiliki kemampuan untuk membangkitkan kembali idealisme dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Foto: Dok. MPR
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta perlunya penguatan pemahaman terkait manfaat vaksinasi COVID-19 bagi kesehatan masyarakat secara luas. Hal ini dilakukan guna meningkatkan partisipasi aktif publik dalam program vaksinasi secara nasional.

"Selain diberlakukannya sejumlah aturan, upaya pemahaman terkait manfaat vaksinasi COVID-19 juga harus terus digencarkan agar program vaksinasi secara nasional berjalan lancar," kata Rerie, sapaan akrab Wakil Ketua MPR RI dalam keterangannya, Selasa (16/2/2021).

Rerie menilai kunci sukses vaksinasi COVID-19 nasional adalah tumbuhnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam melancarkan program tersebut dari pusat hingga daerah.

Ia pun menyebutkan, sejumlah jaminan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pascavaksinasi COVID-19 telah tertuang pada Perpres Nomor 14 Tahun 2021. Sebagai perubahan atas Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease. Menurutnya, ini merupakan upaya konkret pemerintah menghapus keraguan dan ketakutan publik akan program vaksinasi.

Lebih lanjut, Ia menjabarkan Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang melaporkan pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga kesehatan sejak 13 Januari 2021 hingga 14 Februari 2021 sudah mencapai 72,76%.

Rerie mengungkap, pemerintah telah merencanakan vaksinasi COVID-19 di Indonesia terhadap 181,5 juta penduduk yang berumur di atas 18 tahun. Ini dilakukan untuk mencapai tujuan timbulnya kekebalan komunitas (herd immunity), lanjutnya.

"Vaksinasi gratis disertai jaminan terhadap gangguan kesehatan pascavaksinasi merupakan upaya untuk menyukseskan program vaksinasi," ujar Rerie.

Dengan adanya jaminan tersebut, tambah Rerie, seharusnya tidak ada alasan lagi untuk menolak vaksinasi COVID-19. Sebab tujuan vaksinasi bukan hanya untuk melindungi diri melainkan juga untuk menyelamatkan sesama dari virus korona.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini pun menilai harus menjadi pemahaman bersama, bahwa vaksinasi yang kini sedang dilakukan di Indonesia dan berbagai negara di dunia merupakan upaya untuk mengakhiri pandemi COVID-19.

Ia menegaskan, tujuan akhir dari semua upaya itu, antara lain adalah agar kita bisa kembali menggerakkan perekonomian nasional dan melanjutkan berbagai langkah pembangunan mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. (mul/mpr)