Plesir ke Mesir, Nasib Djoko Edhi Ditentukan Minggu Depan
Minggu, 12 Feb 2006 19:13 WIB
Jakarta - Sanksi yang dijanjikan DPP PAN untuk Djoko Edhi Abdurrahman atas kenekatannya pergi ke Mesir, akan segera direalisasikan. Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir mengatakan, nasib Djoko Edhi akan ditentukan dalam sidang pleno minggu depan, apakah Djoko di-recall atau tidak. "Mungkin sidang pleno akan dilakukan minggu depan," ujar Soetrisno kepada wartawan usai menghadiri deklarasi Ade Nasution sebagai calon Ketum Partai Bintang Reformasi (PBR) di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Minggu (12/2/2006).Menurut orang nomor satu PAN ini, Djoko dianggap menyalahi ketentuan partai karena tetap ngotot melakukan studi banding ke Mesir untuk membuat naskah undang-undang perjudian. Padahal DPP PAN menganggap perjudian adalah suatu hal yang tidak diizinkan."Tapi sidang pleno tidak hanya membahas masalah Djoko Edhi, tapi juga masalah lain di tubuh PAN," lanjutnya.14 anggota BURT DPR melakukan studi banding ke Mesir pada 16 Desember 2005 silam. Anggota Komisi III DPR Djoko Edhi, termasuk di dalam rombongan untuk melakukan studi banding regulasi perjudian. Kepergian mereka menuai kecaman karena dianggap sebagai pemborosan uang negara.Ketum DPP PAN Soetrisno Bachir telah menjanjikan sanksi untuk Djoko Edhi dan sepertinya akan direalisasikan minggu depan.
(fay/)











































