PAN Minta Kontroversi Pengintelan DPR Dihentikan
Minggu, 12 Feb 2006 17:53 WIB
Jakarta - Kontroversi kasus mata-mematai anggota DPR diminta disudahi. Hal itu dinilai tidak berbuah keuntungan malah memperuncing masalah."Saya kira akan memperuncing masalah jika DPR terus mendesak agar kasus ini diperiksa," kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir usai menghadiri deklarasi Ade Nasution sebagai calon Ketum Partai Bintang Reformasi (PBR) di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Minggu (12/2/2006).Soetrisno juga meminta semua pihak terutama DPR tidak membuat wacana atau opini yang justru menjelekkan kepolisian.Menurutnya Polri sebagai institusi menjadi tersudut apabila kasus ini terus diangkat ke permukaan. Padahal saat ini Polri tengah berbenah untuk mengangkat citranya.Untuk itu, lanjut dia, lebih baik masalah ini diselesaikan oleh intern Polri dengan menyerahkan kasus ini kepada Kaplori Jenderal Pol Sutanto. "Sutanto lah yang intinya menjelaskan keputusan mengenai penyelesaian kasus ini." katanya.Selanjutnya, apapun keputusan Sutanto harus diterima semua pihak karena itu adalah wewenangnya. Kapolri pun diminta tidak menyembunyikan apapun dengan memberikan penjelasan yang tuntas kepada anggota DPR.Kepolisian juga diminta tidak mengulangi kasus ini dan tidak menutupi apapun karena nantinya bisa ada penilaian bahwa Kapolri lepas tangan terhadap kasus ini dengan menyalahkan anak buahnya.
(san/)











































