Umat Islam Diimbau Sudahi Demonstrasi Kartun Nabi

Umat Islam Diimbau Sudahi Demonstrasi Kartun Nabi

- detikNews
Minggu, 12 Feb 2006 14:46 WIB
Jakarta - Mantan Menteri Agama Tarmizi Taher menyatakan, sebagai umat Muslim sudah seharusnya mendakwahkan Islam yang ramah, bukan Islam yang marah. Untuk itu protes melalui demonstrasi terkait pemuatan kartun Nabi Muhammad agar disudahi supaya tidak terlihat berlebih-lebihan.Hal itu disampaikan Tarmizi usai acara acara konferensi Reformasi Pemikiran dan Pendidikan dalam Dunia Islam di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (12/2/2006)."Memang pantas kita marah karena nabi kita dihina. Tapi kapan kita berhenti membalas mereka dengan demonstrasi?" katanya.Tarmizi menyayangkan aksi unjuk rasa yang berujung pada perusakan fasilitas. Selain tidak menguntungkan, hal itu juga sangat merusak citra Islam secara keseluruhan."Nanti setelah kita sudah baik-baik, mereka nantinya menuntut kita membayar ganti rugi. Jadi jangan berlebih-lebihan dan hal itu justru menghabiskan tenaga kita," katanya.Tarmizi juga menilai aksi massa yang membentuk posko rela mati dengan tugas mensweeping warga Denmark sangat bertentangan dengan nilai Islam. Hal itu justru memperburuk citra Islam dan membuat Islam seakan-akan sebagai agama yang penuh kekerasan. "Saya melihat itu hanya bondo nekat. Jadi berikanlah Islam yang tersenyum, Islam yang tertawa," harapnya.Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia Mohd Nakhaie menyatakan, sudah cukup masyarakat Islam menyuarakan protesnya. Pemerintahan di negara-negara Islam juga telah menyatakan sikap protesnya atas aksi penerbitan karikatur Nabi Muhammad. Apa yang kita lakukan sekarang adalah cari penyelesaian masalah tersebut dengan kepala dingin. "Demo tidak menyelesaikan masalah, bahkan Barat akan terus memancing dengan mengambil kesempatan atas reaksi umat Islam tersebut, " kata Nakhaie. (nrl/)


Berita Terkait