Ribuan Warga Jakarta Meriahkan Perayaan Cap Go Meh

Ribuan Warga Jakarta Meriahkan Perayaan Cap Go Meh

- detikNews
Minggu, 12 Feb 2006 14:46 WIB
Jakarta - Sebanyak 1.600 warga Jakarta ikut berpartisipasi mengikuti acara perayaan Cap Go Meh 2557, Minggu (12/2/2006). Perayaan ini biasanya dilakukan 15 hari setelah tahun baru Imlek. Mereka tidak hanya dari umat Budha, tetapi juga dari seluruh kalangan masyarakat.Menurut Seksi Humas Acara Perayaan, Daniel Lie, sejak pukul 06.00 WIB sudah banyak umat yang memadati Vihara Toasebio untuk melakukan Ibadah."Pada perayaan tahun baru Imlek lebih kental unsur ritual keagamaan dalam lingkungan Vihara dan keluarga, sedangkan dalam perayaan Cap Go Meh lebih terbuka untuk umum," kata Daniel di Jalan Kemenangan III, Jakarta Barat.Dalam perayaan itu rencananya akan diusung 9 patung dewa, di antaranya adalah Kongco Thien Kaow Cing Kun atau Dewa Anjing Langit yang akan digotong 20 orang. Selain itu juga ada patung Kongco Cheng Yoan Cin Kun atau disebut Kaisar Penguasa Langit yang akan digotong 120 orang.Secara spiritual hari ini diyakini sebagai waktu yang tepat bagi masyarakat untuk membersihkan lingkungan sekitar dari pengaruh tidak baik yang dapat mengganggu ketentraman. Selain itu mereka meyakini Kaisar Penguasa Langit akan membagikan rezeki kepada umatnya.Bentuk acara pembersihan lingkungan ditandai dengan kirab mengelililngi kampung sambil menggotong altar pemujaan yang biasanya berada di Vihara. Sebelum kirab dimulai, semua partisipan menyanyikan lagu Indonesia Raya.Acara ini dikenal dengan nama Gotong Toapehkong dan dipercaya dewa-dewi akan menebarkan rezeki dan memberikan berkah lahir dan batin kepada warganya."Ada semacam kepercayaan di masyarakat yang bisa menggotong Toapehkong akan mendapatkan keselamatan dan berkah rezeki, karenanya banyak masyarakat yang berebut menggotong patung tersebut," jelas Daniel.Menurut Daniel, pada perayaan kali ini akan ada atraksi kesenian musik tanjidor, reog Ponorogo, dan sisingaan Cirebon. Tak ketinggalan penampilan ondel-ondel Betawi.Daniel menambahkan, rute yang akan dilewati barisan pawai budaya ini yaitu dari Taman Fatahillah akan melalui Jalan Toko Tiga, Jalan Asemka, Jalan Pintu Kecil Raya, Jalan Kali Besar barat, lalu kembali lagi Taman Fatahillah.Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pun akan menerima dan melepas peserta pawai di Taman Fatahillah. Kemudian kirab dilanjutkan dengan menempuh rute Jalan Pos, Jalan Stasiun Kota, Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Hayam Wuruk, berputar di perempatan Olimo, terus ke Jalan Gajah Mada, Jalan Pancoran Glodok, Jalan Toko Tiga, dan berakhir di Vihara Dharma Jaya Toasebio.Daniel mengatakan, di Taman Fatahillah, patung-patung yang diarak akan bertambah sehingga total patung yang digotong 28 buah. (mly/)


Berita Terkait