Kedubes Denmark Tutup, Pelayanan Dialihkan ke Kedubes Belanda
Minggu, 12 Feb 2006 14:32 WIB
Jakarta - Dubes Denmark telah meninggalkan Indonesia, takut aksi demonstrasi soal kartun Nabi Muhammad. Untuk sementara semua aktivitas diplomatik dialihkan ke Kedubes Belanda."Kami tidak diberitahukan ke mana relokasi Dubes Denmark itu. Tapi untuk berbagai kepentingannya akan diwakilkan oleh Kedutaan Besar Belanda," kata Menlu Hassan Wirajuda usai mendampingi Wapres Jusuf Kalla membuka acara East Asia Religious Leaders Forum di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (12/2/2006).Dalam kesempatan itu Hassan Wirajuda mengaku sejauh ini relokasi Dubes Denmark tidak akan mengganggu hubungan diplomatik kedua negara. Bahkan pengurusan visa juga tiak akan banyak mengalami kendala."Dengan kata lain, hadir atau tidaknya, di mana sementara waktu diwakili Kedubes Belanda tidak akan mengganggu apa-apa," terang dia.Hassan mengaku sejauh ini ancaman terhadap Kedubes Denmark tidak ada yang berbahaya, meski sebelumnya ada laporan sempat ada ancaman lewat telepon.Ditanya soal pasukan berani mati, Hassan Wirajuda justru melihat hal itu sebagai hal yang tidak serius. "Kami sering dengar begitu. Itu lebih banyak retorikanya dibandingkan kenyataan," tegasnya. Meski demikian, Menlu berharap agar setiap kegiatan demonstrasi dilakukan secara damai dan jangan sampai melanggar hukum termasuk pembakaran bendera."Kita mengerti perasaan marah dengan demonstrasi dari gambar karikatur itu yang menyakiti umat Islam. Pemerintah menyerukan agar cara mengekspresikannya dengan jalan damai, tidak anarkis dan menghormati ketertiban umum," kata Menlu Hassan Wirajuda.Dalam kesempatan itu Menlu mengatakan, Senin 13 Februari, dirinya akan menerima telepon dari Menlu Denmark. Saat menerima telepon itulah dirinya akan menyampaikan penyesalan yang mendalam atas munculnya travel warning bagi warga Denmark yang akan dan sedang di Indonesia.
(san/)











































