Ada Penyakit, LSM Tolak Impor Daging Sapi Argentina
Minggu, 12 Feb 2006 08:16 WIB
Jakarta - Penyakit kuku dan mulut diduga terjadi di Argentina. Diperkirakan sekitar ribuan sapi tertular penyakit ini di Propinsi Correnties pada awal Februari 2006. Sebab itu, Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) menolak rencana pemerintah untuk mengimpor daging sapi dari Argentina."Kita menolak rencana Impor daging Sapi dari Argentina," kata Sekjend PPSKI Teguh Boediyana dalam rillisnya kepada detikcom Minggu (12/2/2006).Dijelaskan Teguh, dalam beberapa waktu terakhir Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono, telah mengirim tim audit ke Argentina guna rencana impor daging Sapi. Selain itu, Departemen Pertanian juga sedang menyiapkan Peraturan Menteri Pertanian tentang pemasukan dan pengawasan peredaran karkas dan jeroan dari luar negeri. Peraturan ini sebagai revisi dari peraturan sebelumnya yaitu SK Mentan No. 745/1992. "Pada rancangan peraturan menteri yang sedang dibahas larangan tidak berdasarkan negara tapi zona atau region. Ini berarti Argentina dapat mengekspor daging Sapi ke Indonesia," tambah Teguh.PPSKI juga berpendapat penerapan sistem zona itu sangat riskan. Mengingat, wabah penyakit mulut dan kuku sangat potensial terjadi di negara Argentina sejak lima tahun lalu. "Pemerintah tidak boleh ambil resiko. Ini untuk kelangsungn dunia usaha peternakan Sapi rakyat," lanjut Teguh.Seperti diketahui Indonesia dinyatakan sebagai negara yang bebas dari penyakit mulut dan kuku. Pengalaman menunjukkan, bahwa penyakit mulut dan kuku sangat berdampak bagi kelangsungan usaha peternak sapi. Di Inggris beberapa waktu lalu penyakit ini telah mengakibatkan kerugian jutaan Puondsterling
(ahm/)











































