Tifatul: Masalah Intel DPR Sudah Selesai
Sabtu, 11 Feb 2006 22:19 WIB
Jakarta - Pengintelan terhadap tim investigasi beras DPR terus diprotes. Akibatnya, Dir Intelkam Polda Metro Jaya, Kombes S Handoko dicopot dari jabatannya. Terkait itu, Presiden PKS Tifatul Sembiring menilai pencopotan itu sudah tepat. "Dengan dicopotnya Dir Intelkam Polda Metro Jaya, PKS menganggap masalah ini selesai," kata Tifatul kepada detikcom ketika ditemui usai acara bersih-bersih Sungai Ciliwung, Sabtu (11/2/2006). PKS juga berharap, kejadian seperti ini yang terakhir kali dan tidak terulang kembali di masa yang akan datang.Menurut Tifatul, masalah pengintelan anggota DPR ini tidak perlu lagi diperpanjang. Karena, Kapolri sudah meminta maaf dan Presiden sudah klarifikasi. "Ini sudah bagus, jangan sampai terulang kembali, karena tugas DPR itu pengawasan," tambahnya.Namun Tifatul menegaskan, di era reformasi ini, Polri harus mereformasi diri sesuai dengan tuntutan reformasi. "Jangan seperti masa lalu yang menjadi alat kekuasaan," pintanya.Mengenai tim investigasi FPKS yang dikirm ke Vietnam, Tifatul mengaku belum dapat perekembangan. Karena tim ini baru sampai di Vietnam dua hari lalu. Tifatul juga meminta, agar tim ini tidak dianggap sebagai detektif swasta, tapi utusan resmi negara. Karena membawa nama institusi Fraksi DPR."Kita ingin tahu apakah benar 110 ton beras yang diimpor. Kita ingin tahu apakah beras itu layak untuk dikonsumsi," jelas Tifatul.
(ahm/)











































