Bentrok Warnai Demo SUTET
Sabtu, 11 Feb 2006 17:11 WIB
Jakarta - Bentrokan antara polisi dan para demonstran mewarnai aksi unjuk rasa menentang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). Polisi kesal karena para pengunjuk rasa menutup jalan Diponegoro.Berdasarkan pemantauan detikcom, sekitar pukul 15.00 WIB, sebagai bentuk protes, palang dari bambu dipasang para demonstran. Akibatnya arus kendaraan yang menuju Jl Imam Bonjol tidak bisa lewat, macet pun tak terhindarkan.Sejam kemudian, aparat kepolisian dari Polsek Cikini datang mencoba membuka barikade bambu tersebut. Namun niat polisi ini dihalang-halangi para pengunjuk rasa.Adu mulut pun muncul disertai sumpah serapah yang dialamatkan pada petugas polisi. "Polisi gak belain kepentingan rakyat, kalau macet dimana-mana macet, jalan tol saja macet," ujar seorang pengunjuk rasa.Sekitar 3 orang polisi yang menggunakan sepeda motor akhirnya mencoba memaksa pengunjuk rasa masuk kembali ke Posko Selamatkan Rakyat Indonesia yang beralamat di Jl Diponegoro No 58 itu. Pengunjuk rasa tidak terima mereka didorong-dorong oleh motor seperti itu. Massa pun kembali terlihat cek-cok dengan polisi.Polisi akhirnya menyerah, mereka tidak berhasil memaksa massa masuk ke posko, akhirnya Jalan Diponegoro pun terpaksa ditutup satu satu arah yakni jalur yang menuju bundaran Hotel Indonesia dan Jl Imam Bonjol. Arus kendaraan terpaksa dialihkan. Untuk kendaraan yang berasal dari arah Megaria dialihkan lewat Cikini atau sanping kantor DPP PPP nantinya keluar di Jalan Surabaya.Situasi sekarang mulai mereda, sekitar 30 aparat kepolisian tampak berjaga-jaga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
(ddn/)











































