Rumah Anggota DPR Ferry Dirampok, Pelaku Masih Diburu
Sabtu, 11 Feb 2006 16:15 WIB
Jakarta - Kasus perampokan yang terjadi di rumah anggota DPR Ferry Mursidan Baldan masih diselidiki. Motif perampokan pun masih gelap. Dugaan kongkalikong sang pembantu dengan perampok belum terbukti. "Belum ada perkembangan, masih dalam tahap penyelidikan. kita masih berusaha mengumpulkan data-data," ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Safaruddin ketika dihubungi detikcom di Jakarta, Sabtu (11/2/2006).Rumah pribadi Ferry yang beralamat di Jl Cenderawasih IX Nomor K 24 RT I RW 03, Kelurahan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat disatroni sekawanan perampok pada Jumat 10 Februari. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Pelaku membekap mulut Sunariah (16) dan pergi menggunakan 4 sepeda motor.Safaruddin enggan membeberkan motif perampokan. Namun demikian, menurut dia, hasil olah TKP menunjukkan peristiwa tersebut merupakan perampokan biasa. "Kan belum tertangkap pelakunya, bagimana mau bicara motif. Tapi sejauh ini murni perampokan biasa," ujarnya.Ketika ditanya mengenai dugaan adanya kongkalikong atau kerjasama antara perampok dengan pembantu rumah tangga Ferry, Sunariah, Kapolres lagi-lagi menolak berspekulasi. "Sudah kita periksa Sunariah dengan status sebagai saksi, tetapi belum ada indikasi. Semuanya masih dalam penyelidikan," tutur Safaruddin.Dalam kesempatan itu, Safaruddin membantah dirinya menerima perintah khusus baik dari Kapolda Metro Jaya maupun dari Ferry untuk menangani kasus ini. "Itu sudah menjadi tugas kita. Doakan saja biar pelakunya cepat tertangkap," cetusnya.
(bal/)











































