Wakil Kandidat Bupati Pelalawan Riau Bantah Miliki Ipal

Wakil Kandidat Bupati Pelalawan Riau Bantah Miliki Ipal

- detikNews
Sabtu, 11 Feb 2006 15:52 WIB
Pekanbaru - Wakil kandidat Bupati Pelalawan, Rustam Effendi yang berpasangan dengan Tengku Azmun membantah memiliki ijazah palsu (Ipal) setingkat sekolah dasar. Dia mengaku ijazah itu hilang dan baru disadari pertengahan tahun lalu."Saya ini tidak memalsukan ijazah apapun dalam persyaratan adsministrasi ke KPUD. Tapi memang ijazah SD saya sempat hilang, sehingga saya mesti mengurusnya kembali. Tapi di nomor stambuk SD saya dulu masih tercantum nama saya," kata Rustam Effendi kepada wartawan, di Kantor Pengacaran Kapitra Ampera, Jl Diponegoro, Pekanbaru, Sabtu (11/2/2006).Menurut dosen Universitas Islam Riau ini hilangnya ijazah SD itu dimanfaatkan lawan-lawan politiknya. Selaku orang akademisi, dia sempat puyeng berbagai tuduhan tentang kepemilikan ijazah palsu itu."Saya ini bukan orang politik. Tapi saya mengakui kelemahan tentang hilangnya ijazah itu. Malah ijazah setingkat SMU saya juga nyaris hilang di Mesir. Maklumlah, saya ini hidup berpindah-pindah dari satu daerah sampai ke lauar negeri," kata peraih pascasarjana dari universitas di Mesir.Sepuluhan tahun hidup di Mesir sebagai dosen membidani ilmu ekonomi Islam, membuatnya tidak pernah berpikir akan turun dalam kancah perpolitikan."Saya sendiri mau jadi kandidat wakil bupati, bukan karena keinginan saya. Tapi semua ini adanya desakan dari masyarakat," kata pengarang berbagai buku kajian ekonomi Islam itu.Sedangkan kuasa hukumnya, Kapitra Ampera, mengatakan, pihaknya akan menempuh upaya hukum bagi pihak-pihak yang dengan sengaja mendiskreditkan kliennya.Karena dari segi persyaratan adminstrasi sebagai kandidat wakil kepala daerah, KPUD Pelalawan, menyatakan lulus verifikasi."Kalau memang memiliki ijazah palsu, mestinya yang kita tuntutan duluan adalah KPUD Pelalawan. Karena merekalah yang meloloskan klien saya untuk ikut bertarung dalam pilkada. Tapi anehnya, ada saja pihak-pihak lain yang mencoba menebar fitnah," kata Kapitra.Sementara itu, hasil penghitungan sementara pilkada di Pelalawan awal pekan ini, pasangan Tengku Azmun dan Rustam Effendi mengalahkan dua kandidat yakni pasangan Anas Makmun-Fauzi Hasan dan Marwan Ibrahim-Rusdaryanto.Penghitungan semantara dari ketiga kandidat ini, pasangan Tengku Azmun-Rustam Efendi meninggalkan kedua kadidat lainnya. Dari 160 ribu pemilih, pasangan ini sudah meraih lebih dari 64 ribu suara atau sekitar 58,8 persen. (ddn/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait