Penjelasan Ilmiah soal Ubi Raksasa Hampir 2 Meter-Berat 20 Kg di Sumut

Perdana Ramadhan - detikNews
Jumat, 12 Feb 2021 12:46 WIB
Singkong raksasa di Batu Bara, Sumut (dok. Istimewa)
Singkong raksasa di Batu Bara, Sumut (Foto: dok. Istimewa)
Asahan -

Seorang petani di Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut), kaget ketika memanen singkong atau ubi raksasa di kebunnya karena berukuran panjang hampir 2 meter dan berat 20,47 kg. Begini penjelasan ilmiah mengapa ubi tersebut bisa berukuran raksasa.

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Asahan (UNA), Heru Gunawan, memperkirakan jenis ubi raksasa yang ditemukan petani di Batu Bara itu adalah singkong karet atau mukibat. Heru mengatakan singkong jenis itu, yang biasa disebut warga setempat sebagai ubi kayu, memang bisa tumbuh besar.

"Kita ketahui penanaman singkong mukibat sendiri adalah menyambung dua ruas pohon singkong, bagian atas singkong karet sedangkan bagian bawah adalah singkong biasa. Menanam singkong mukibat sendiri mendapatkan dua keuntungan sekaligus, selain daunnya lebat umbi yang dihasilkan oleh singkong mukibat juga besar," ujar Heru, Jumat (12/2/2021).

Dia mengatakan, jika ditanam tanpa disambung, singkong karet hanya akan menghasilkan daun. Namun, jika penanaman dilakukan dengan baik, singkong mukibat bisa tumbuh hingga menghasilkan ubi seberat 50 kg.

"Jika penanaman singkong sambungan tersebut dilakukan secara baik dan benar satu batang singkong mukibat bisa menghasilkan umbi dengan berat 50 kg, bahkan bisa lebih," ujarnya.

Selain itu, salah satu faktor ubi yang menyebabkan ubi raksasa itu tumbuh adalah kandungan nutrisi dalam tanah. Dia juga menyebut rentang waktu antara penanaman dan panen mempengaruhi ukuran ubi.

"Bisa jadi faktor kandungan nutrisi tanahnya, ditambah unsur hara yang sangat baik. Jadi buah umbi yang dihasilkan berkembang baik di dalam tanah," paparnya.

Tonton juga Video: Hore! Telah Lahir Bayi Gajah di TNG Leuser Sumut

[Gambas:Video 20detik]