PTPN VIII Tak Ambil Pusing Tim Rizieq Sowan Kantor Mahfud soal Markaz Syariah

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 12 Feb 2021 06:21 WIB
Kuasa hukum PTPN VII Ikbar Firdaus Nurahman mengungkapkan situasi lahan megamendung
Ikbar Firdaus Nurahman (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Jakarta -

Pengacara Habib Rizieq Shihab, yang juga masuk tim advokasi Markaz Syariah, mendatangi kantor Kemenko Polhukam untuk meminta bantuan hukum yang salah satunya agar lahan Markaz Syariah tak diambil. PT Perkebunan Nasional (PTPN) VIII mengatakan permohonan itu tidak mengubah proses hukum yang sudah diajukan.

"Terkait permohonan itu mungkin untuk sementara tidak akan mengubah proses hukum yang sedang diajukan. Andaipun ada sebuah keputusan di akhir, mungkin ya intinya kita tidak bisa memutuskan sendiri. Karena ada keterkaitan, di lain sisi, PTPN ada pertanggungjawaban kepada Menteri BUMN, gitu kan ya terkait masalah persoalan ini. Ini salah satu bentuk pertanggungjawaban dari pengurus direksi," kata Kuasa Hukum PTPN VIII Ikbar Firdaus Nurahman, ketika dihubungi, Kamis (11/2/2021).

Ikbar mengatakan permohonan yang dilakukan oleh tim Habib Rizieq itu sah-sah saja. Namun, pihaknya tetap menyerahkan proses penyelidikan ke tim penyidik.

"Terkait masalah upaya yang dilakukan pihak FPI, ya sah-sah aja upaya apapun. Sah-sah aja, tapi terkait masalah laporan ini, kita tidak akan mendahului proses penyelidikan dari penyidik. Kita lihat aja lah, kita lihat aja proses penyelidikan ini sampai mana," ujarnya.

"Kalau misalnya ada solusi terbaik buat semua pun, ya mungkin itu kita bisa lihat, karena setahu saya pihak PTPN pun tidak bisa memutuskan sendiri karena ada kepasitas. Dalam artian ada di bawah Kementerian BUMN ya," lanjut Ikbar.

Tonton video 'Markaz Syariah FPI Minta Bantuan Mahfud MD soal Sengketa Lahan, Ini Kata PPP':

[Gambas:Video 20detik]



Bagaimana permohonan Tim Habib Rizieq ke Kemenkopolhukam ?

Selanjutnya
Halaman
1 2