BLK Banyuwangi Siap Cetak SDM Terampil di Bidang Pariwisata

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 19:21 WIB
Kemnaker
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan Budi Hartawan mengunjungi Balai Latihan kerja (BLK) Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Budi sempat mengelilingi berbagai workshop kejuruan.

Adapun beberapa di antaranya adalah workshop kejuruan otomotif, teknologi informasi dan komunikasi, processing, pertanian, garmen apparel, dan pariwisata. Selain itu, Budi juga berbincang dengan para siswa yang tengah menimba ilmu di BLK Banyuwangi.

Budi mengungkap dari sejumlah kejuruan yang ada, pariwisata menjadi kejuruan andalan BLK Banyuwangi. Menurutnya hal ini disebabkan Banyuwangi memiliki banyak tempat wisata yang menarik bagi wisatawan.

"Salah satu kejuruan di BLK Banyuwangi ini yang banyak diminati adalah pariwisata. Apalagi di Banyuwangi banyak tempat yang menjadi destinasi wisata yang tentunya membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi kerja," kata Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (11/2/2021).

Lebih lanjut Budi berpesan kepada pihak BLK agar dapat terus menggencarkan pelatihan di bidang perhotelan dan pariwisata. Hal ini Ia sampaikan melihat pariwisata di Banyuwangi yang berkembang pesat. Ia pun berharap peserta pelatihan kerja yang ada bisa menjadi tenaga kerja yang mampu berdaya saing.

"Potensi pariwisata di Banyuwangi ini besar banget. Oleh karena itu, menjadi niscaya bagi masyarakatnya memiliki skill terkait pariwisata," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Budi juga menyampaikan apresiasi atas kinerja pegawai BLK yang berhasil menata kantor dan lingkungannya. Menurutnya, meski usianya masih relatif baru BLK Banyuwangi telah dilengkapi dengan sarana-prasarana yang cukup lengkap. Antara lain terlihat pada gedung dan peralatan workshop setiap kejuruan, asrama, dan tempat olahraga.

Sementara itu, Kepala BLK Banyuwangi Rusman menerangkan adanya BLK akan memberikan bekal keterampilan yang cukup bagi para peserta pelatihan kerja. Terutama bagi mereka yang berada di usia angkatan kerja produktif, agar dapat membuka usaha secara mandiri.

"Setiap kelas workshop yang diadakan BLK Banyuwangi akan siap menampung peserta pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan juga keahlian. Selama mengikuti pendidikan di BLK peserta tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis," tutur Rusman.

Peserta pelatihan kerja juga bisa mendapatkan sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang yang diambilnya. Keahlian dan keterampilan di BLK ini bisa menjadi bekal untuk berwirausaha, sedangkan sertifikat kompetensi bisa dimanfaatkan saat melamar pekerjaan.

(ega/ega)