Mega: Polisi Inteli DPR Seperti Orde Baru
Sabtu, 11 Feb 2006 00:18 WIB
Jakarta - Terbongkarnya kasus intel polisi yang memata-matai anggota tim investigasi beras impor DPR bagi Ketua Umum PDIP Megawati dinilai sebagai hal yang sangat memprihatinkan. Menurutnya kondisi ini sama seperti orde baru."Sebenarnya saya sangat merasa prihatin dengan keadaan seperti demikian. Karena kita menjadi punya nuansa seperti zaman orde baru, dimana lembaga legislatif dulu dibungkam," ujar Megawati usai acara Penutupan Kursus Kader Partai dan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (10/2/2006).Dia menambahkan, dalam menjalankan tugas, anggota DPR punya hak-hak yang tidak bisa diganggu apalagi dimata-matai. Karena itu semua sudah diatur dan disepakati dalam sistem ketatanegaraan. Tindakan polisi tersebut telah menyalahi sistem ketatanegaraan."Tentunya itu secara sistem ketatanegaraan dan tata pemerintahan sudah menyalahi. karena bagaimanpun juga kewenangan dan fungsi dari lembaga-lembaga itu sudah tertata dalam sistem ketatanegaraan kita," cetus Mega.Untuk menyikapi hal ini DPP PDIP melalui FPDIP di DPR sudah melakukan pembahasan mengenai kasus ini. FPDIP telah mengajukan protes keras agar kasus ini tidak terulang kembali."Sudah dibahas, kalau hal-hal seperti keluar dari kewenangan yang bukan seharusnya maka FPDIP sangat memprihatinkan hal itu. Melalui FPDIP kami dengan keras memprotes agar hal seperti ini jangan sampai terulang kembali," tegas Mega
(mar/)











































