Rumah Ibu Dino Patti Djalal 'Dijarah' Mafia Tanah, BPN: Diduga Penipuan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 10:51 WIB
T. Taufiqulhadi
Juru Bicara BPN, Teuku Taufiqulhadi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Dino Patti Djalal mengungkapkan rumah ibundanya 'dijarah' komplotan mafia sertifikat tanah. Badan Pertanahan Nasional (BPN) angkat bicara terkait kasus ini.

"Kami sangat prihatin terhadap peristiwa yang menyangkut sertifikat milik ibunda dari Pak Dino Patti Djalal itu. Diduga telah terjadi penipuan dalam kasus tersebut," kata juru bicara Kementerian ATR/BPN, Teuku Taufiqulhadi, saat dimintai konfirmasi, Rabu (10/2/2021).

BPN telah mengetahui kasus tersebut karena Dino Patti Djalal telah melaporkannya kepada mereka. BPN masih menunggu sejumlah hal untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Tapi BPN belum bisa bersikap, dalam hal ini karena kami harus menunggu kebenaran materiil terlebih dahulu. Kebenaran materiil ini harus datang pihak penyidik. Karena itu, untuk kasus seperti ini, paling utama dan pertama yang harus dilakukan adalah melaporkan ke pihak kepolisian. Pihak kepolisian akan menindaklanjuti dengan melakukan penyidikan," ucap Taufiqulhadi.

"Setelah dilakukan penyidikan, pihak kepolisian nanti akan mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Dalam SP2HP akan diketahui urutan persoalan dan juga siapa saja para pelaku penipuan tersebut itulah yang kita sebut kebenaran materiil," imbuh mantan anggota Komisi III DPR itu.

Jika hasil SP2HP sudah keluar, BPN baru bisa bertindak menanggapi kasus yang menimpa ibunda Dino Patti Djalal. BPN menegaskan akan membatalkan jual-beli sertifikat tanah ilegal jika terbukti.

"Jika telah terjadi jual beli hak dengan sertifikat yang berpindah tangan secara ilegal itu, maka pihak BPN akan membatalkan hak tersebut. Tapi hingga sejauh ini kami belum dapat kebenaran materiil tadi. Semoga dalam waktu dekat akan ada kabar lagi kepada kami," sebut Taufiqulhadi.

Dino Patti Djalal di Twitter resminya menyebut rumah ibundanya 'dijarah' mafia sertifikat tanah, dalam artian sekelompok mafia tanah ini melakukan penipuan yang membuat sertifikat rumah ibunya tiba-tiba berpindah tangan. Dino Patti Djalal telah melaporkan kasus ini kepada kepolisian.

"Itu sudah satu rumah (pertama) jadi korban, kemudian ada satu rumah lagi di daerah Pondok Indah dan juga tahu-tahu sertifikatnya sudah balik nama aja dan balik namanya sudah dua atau tiga kali, ibu saya sama sekali tidak tahu apa-apa," ujar Dino saat dihubungi, Selasa (9/2).

Simak video 'Tipu Lansia, Sindikat Mafia Tanah di Jakarta Dibekuk Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)