Kunjungan Wisatawan Denmark ke Bali Turun Drastis
Jumat, 10 Feb 2006 18:15 WIB
Denpasar - Maraknya aksi boikot produk Denmark berimbas ke pariwisata di Bali. Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, kunjungan wisatawan asal Denmark yang berlibur di Bali menurun tajam. Bahkan pada Kamis kemarin 9 Februari, tidak ada satu pun wisatawan Denmark yang datang. Padahal pada hari normal, kunjungan mencapai 25 orang dalam sehari.Sementara itu, jumlah wisatawan warga Denmark yang keluar Bali meningkat tajam. Puncaknya terjadi pada 8 Februari, yakni 67 orang asal Denmark meninggalkan Pulau Dewata ini.Demikian penjelasan Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Bandara Ngurah Rai, Harsoyo, di kantornya, Jalan Bandara Ngurah Rai, Kuta, Bali, Jumat (10/2/2006).Penurunan ini, menurut Harsoyo, diduga warga Denmark menghormati imbauan pemerintahnya untuk pulang ke negaranya.Dari data di Imigrasi Bandara Ngurah Rai tanggal 1 sampai 9 Februari, kedatangan pelancong asal Denmark terjadi pada 3 dan 5 Februari, yakni 25 orang. Sedangkan pada 9 Februari tidak ada satu pun warga Denmark yang datang ke Bali. Sementara jumlah warga Denmark yang meninggalkan Bali terbanyak pada tanggal 8 Februari, yakni 67 orang.Sementara itu, kantor Konsulat Denmark di Jimbaran, Kuta, Bali, masih beroperasi. Salah seorang staf bernama Heri mengatakan, pihaknya kerap menerima telepon dari warga Denmark yang mempertanyakan soal imbauan negaranya untuk meninggalkan Indonesia.
(jon/)











































