Wagub DKI Akan Cek Kenapa 'Crazy Rich' Helena Lim Sudah Divaksinasi Corona

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 11:05 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan sidak di perkantoran dan pusat perbelanjaan Ibu Kota. Sidak dilakukan untuk pastikan aturan PPKM diterapkan.
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Sosok Helena Lim ramai diperbincangkan lantaran mem-posting video dia dan rombongan sedang antre untuk divaksin COVID-19. Wanita yang disebut-sebut sebagai 'crazy rich Jakarta Utara' itu juga dikatakan berprofesi sebagai tenaga kesehatan. Benarkah?

Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov bakal menelusuri mengapa Helena bisa mendapat vaksin COVID-19.

"Nanti kita akan cek. Kenapa yang barusan dapat, apakah maksudnya sebagai figur untuk memberi contoh, memberi teladan, atau ada faktor lain nanti kami akan cek," kata Riza kepada wartawan, Senin (8/2/2021).

Seperti diketahui video yang viral itu merupakan bagian dari Instastory di akun Instagram @helenalim899. Di serangkaian video itu, Helena dan rombongan tampak antre hingga mendapat vaksin COVID-19 di Puskesmas Kebon Jeruk.

"Lagi ngantre vaksin, semoga setelah vaksin kita bisa ke mana-mana ya, semoga vaksinnya berhasil," ucap Helena dalam salah satu bagian video.

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko menyebut sudah menerima informasi video viral terkait Helena. Yani mengatakan ada 8 orang yang ikut dalam rombongan Helena untuk divaksinasi COVID-19. Namun Yani tidak memerinci kapasitas tiap orang itu.

"Saya tadi sudah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Sudin Kesehatan, informasi yang saya dapat dari Sudin Kesehatan bahwa mereka-mereka itu yang 8 orang itu kenapa divaksin, karena memang mereka itu termasuk ke dalam tenaga kesehatan," katanya.

"Menurut Sudin Kesehatan, ada sekitar segitu, silakan saja untuk memastikan silakan komunikasi dengan dinas kesehatan, tapi informasi yang saya dapat dari Sudin itu," imbuhnya.

Yani menyebut Helena merupakan pemilik Apotek Bumi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan membawa surat keterangan tenaga kesehatan saat divaksinasi.

Tonton video 'Jokowi Siapkan 5.000 Vaksin Covid-19 Untuk Wartawan':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)