Oksigen untuk Pasien COVID di Kupang Langka, Polisi Kawal Distribusi ke RS

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 11:22 WIB
Petugas medis menyiapkan oksigen di ruang perawatan isolasi di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020). Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan ruang perawatan isolasi tambahan dengan fasilitas oksigen dan 55 tempat tidur untuk pasien Covid-19.
Ilustrasi tabung oksigen untuk pasien COVID-19. (Agung Pambudhy/detikcom)
Kupang -

Oksigen bagi pasien COVID-19 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sempat langka. Polisi pun mengawal tabung oksigen dalam tahap pengeluaran, distribusi, hingga penggunaan di sejumlah rumah sakit (RS).

Pada Minggu (7/2/2021) malam, Polres Kupang Kota mengawal distribusi dan penggunaan oksigen di RSUD SK Lerik Kota Kupang dan RS Jiwa Kelurahan Naimata Kota Kupang. Di RSUD SK Lerik Kota Kupang didistribusikan 50 tabung oksigen. Sementara 250 tabung oksigen disimpan di Gudang Dinas Kesehatan Provinsi yaitu RSJ Naimata.

"Total ada 300 tabung oksigen yang yg telah tiba," kata Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti seusai pendistribusian tabung oksigen, Senin (8/2).

Dia menyatakan pihaknya siap mengawal dan mengamankan kebijakan serta program Pemerintah Provinsi NTT terkait ketersediaan oksigen di RS di Kota Kupang yang merawat pasien COVID-19.

"Setiap kali ada distribusi, pemasukan, pengeluaran dan penggunaan oksigen kita kawal dan kita awasi," tandasnya.

Pengawasan dilakukan dari para distributor di Kota Kupang agar distribusi diutamakan ke rumah sakit yang menangani pasien COVID-19, terutama RSU. Dia mengatakan kerja sama semua pihak sangat diharapkan sehingga pasokan dan stok oksigen di RS terpenuhi dan bisa melayani pasien COVID-19.

Polisi juga bertekad mengawal pengeluaran, distribusi, hingga penggunaan oksigen seperti pengawalan vaksin Sinovac. AKBP Satrya meminta distributor tak ragu melapor terkait penyaluran oksigen. Dia mengatakan saat ini penggunaan oksigen diutamakan untuk kepentingan medis.

(jbr/idh)