Komnas HAM Kecam Dugaan Penyiksaan Herman Hingga Tewas di Balikpapan

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 07:46 WIB
Beka Ulung Hapsara
Foto: Beka Ulung Hapsara (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Herman tewas dengan luka di sekujur tubuhnya setelah ditangkap oleh anggota Polresta Balikpapan. Dugaan adanya penyiksaan terhadap Herman dikecam keras oleh Komnas HAM.

"Saya mengecam keras dugaan penyiksaan yang dilakukan oleh anggota Polresta Balikpapan. Polisi harus mengusut tuntas kejadian tersebut dan menghukum para pelaku melalui proses hukum pidana," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsari, kepada wartawan, Minggu (7/2/2021).

Dia mengatakan Kepolisian sudah mempunyai Peraturan Kapolri Nomor 8 tahun 2009 tentang Implementasi Hak Asasi Manusia. Seharusnya, kata dia, dalam tugas polisi sehari-hari semua polisi patuh dan taat akan Perkapolri tersebut.

"Di sisi yang sama, Indonesia juga sudah meratifikasi konvensi anti penyiksaan PBB, sudah seharusnya aparat negara termasuk polisi mematuhi dan menjalankan isi konvensi tersebut," katanya.

Beka berjanji bahwa Komnas HAM akan mengawasi proses penanganan kasus di Propam Polda Kalimantan Timur tersebut. "Pastinya kami akan terus memantau proses yang dilakukan oleh polisi dan menindaklanjuti aduan yang ada karena infonya akan mengadu ke komnas..," katanya.

Kondisi jenazah Herman dan penjelasan pihak polisi ada di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2