Ahmadiyah Tolak Jadi Agama Baru
Jumat, 10 Feb 2006 13:18 WIB
Jakarta - Ahmadiyah menolak permintaan Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni agar menjadi agama tersendiri di luar Islam. Ahmadiyah tetap bersikeras agama mereka Islam."Loh kita Islam. Kita baca kitabnya sama Alquran. Salatnya sama, pelajaran agama sama, kita juga mengakui Nabi Muhammad kok," kata Humas Ahmadiyah Mubarik Ahmad kepada wartawan di Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta, Jumat (10/2/2006).Ahmadiyah, lanjut Mubarik, hanya mempunyai perbedaan penafsiran dengan Islam pada umumnya. Islam pada umumnya mengakui Muhammad sebagai nabi terakhir. Sementara Ahmadiyah mengakui Muhammad sebagai nabi yang paling mulia. Setelah Muhammad masih ada orang-orang yang memiliki sifat kenabian.Warga Ahmadiyah di Indonesia berjumlah 500 ribu orang. Dari jumlah itu yang terdata resmi baru 200 ribu orang.Maftuh, Senin 6 Februari lalu, menyatakan kekerasan terhadap Ahmadiyah akan berakhir jika kelompok itu tidak mengaku Islam sebagai agama mereka. Jika mengaku Islam, Ahmadiyah harus setuju Muhammad merupakan nabi terakhir.Bila tetap ngotot mengaku Islam sementara mempercayai Mirza Ghulam Ahmad, pendiri ajaran Ahmadiyah sebagai nabi, maka Ahmadiyah sesat.
(iy/)











































