Banjir di TPU Karet Bivak Jadi Tempat Main Anak-anak

Afzal Nur Iman - detikNews
Minggu, 07 Feb 2021 14:48 WIB
Banjir di TPU Karet Bivak
Banjir di TPU Karet Bivak. Foto diambil sekitar pukul 13.40 WIB. (Afzal/detikcom)
Jakarta -

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, kebanjiran usai hujan deras sejak pagi tadi. Petugas masih menyedot air banjir.

Pantauan detikcom di TPU Karet Bivak pada Minggu (7/2/2021), pukul 13.40 WIB, terlihat air masih menggenangi beberapa makam di blok unit Islam AA I. Beberapa makam bahkan terlihat terendam oleh air, hanya batu nisan saja yang terlihat di permukaan.

Banjir di lahan makam tersebut mengundang beberapa anak untuk bermain air. Mereka terlihat melepas bajunya dan berenang di antara makam-makam yang terendam.

Banjir di TPU Karet BivakBanjir di TPU Karet Bivak. Foto diambil sekitar pukul 13.40 WIB. (Afzal/detikcom)

Di lokasi masih terlihat dua unit mobil penyedot air milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, juga ada satu mobil penyedot air milik pemadam kebakaran. Banjir sempat menggenangi jalan pemakaman.

"Penyedotannya kurang-lebih hampir setengah hari, dari pagi," kata Ketua Regu Pemadam Kebakaran Pos Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat Firman Sumantri saat ditemui di lokasi, Minggu (7/2).

Banjir di TPU Karet BivakBanjir di TPU Karet Bivak. Foto diambil sekitar pukul 13.40 WIB. (Afzal/detikcom)

Firman mengatakan pemadam kebakaran mengeluarkan satu unit mobil quick response untuk membantu penyedotan banjir TPU Karet Bivak. Sedangkan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengeluarkan sekitar 20 unit mobil.

"Dikerahkan ini cuma satu unit pak mobil quick response, penyedotan aja," ujarnya.

Ketua Regu Pemadam Kebakaran Pos Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat Firman SumantriKetua Regu Pemadam Kebakaran Pos Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Firman Sumantri (Afzal/detikcom)

Tinggi muka air di lokasi tersebut sempat mencapai 30 cm. Banjir tersebut diperkirakan karena hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak dini hari tadi.

"Genangan air terjadi di blok makam 15,16 dan 17, setinggi 30 sentimeter," kata Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Mila Ananda, seperti dilansir Antara, Minggu (7/2).

Saksikan juga 'Berburu Ikan di Lokasi Banjir Kota Lama Semarang':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/knv)