Melihat Proses Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas Senen

Afzal Nur Iman - detikNews
Minggu, 07 Feb 2021 11:43 WIB
Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas Senen
Vaksinasi di Puskesmas Senen (Afzal/detikcom)
Jakarta -

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Senen menjadi salah satu tempat vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan (nakes). Proses vaksinasi tersebut sudah dimulai sejak Januari lalu.

"Vaksinnya sendiri ini kan untuk tahapan tenaga medis itu dimulainya sebenarnya memang sudah dari tanggal 14 (Januari)," kata Vaksinator Puskesmas Kecamatan Senen Joshua Lodewyk Kefas di Puskesmas Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2021).

detikcom memantau proses vaksinasi di Puskesmas Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2021), pukul 09.50 WIB. Terlihat beberapa orang sedang menjalani vaksinasi. Ada empat meja yang mewakili empat proses yang harus dilewati selama proses vaksinasi. Meja tersebut ditempati oleh tenaga kesehatan dengan alat pelindung diri (APD).

Meja pertama untuk proses pendaftaran, meja kedua untuk proses pengecekan kondisi kesehatan orang yang akan divaksinasi, meja ketiga proses penyuntikan vaksin, dan meja terakhir adalah untuk konsultasi keluhan pasca-vaksinasi. Orang yang sudah disuntik vaksin harus menunggu selama 30 menit untuk selanjutnya menyampaikan keluhannya jika ada.

Sampai saat ini belum ditemukan keluhan yang berarti dari orang yang telah disuntik vaksin. Keluhan biasanya soal pegal di area yang baru disuntik.

"Sampai saat ini sih di sini tidak ada, paling biasa keluhannya pegal di bagian penyuntikan," kaya Joshua.

Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas SenenVaksinasi bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Senen. (Afzal/detikcom)

Dalam satu hari tenaga kesehatan yang divaksin biasanya berjumlah 70 hingga 80 orang. Paling banyak dalam sehari puskesmas tersebut melakukan vaksinasi pada 120 orang.

"Tergantung ya, kemarin itu dari hari Senin sampai Jumat itu 70-80, kemarin hari Jumat sampai 120," lanjutnya.

Tenaga kesehatan disebut antusias dalam menjalani vaksinasi tersebut. Tenaga kesehatan yang hadir merupakan tenaga kesehatan dari berbagai klinik dan rumah sakit.

"Iya, banyak sekali yang antusias karena kan tenaga-tenaga kesehatan, tadi seperti dilihat ada yg dari RSCM, klinik-klinik berjejaring ataupun juga dokter praktik pribadi," ujarnya.

Untuk stok vaksin di Puskesmas Kecamatan Senen masih dinilai mencukupi. Stok vaksin bisa dipantau di aplikasi SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik).

"Stoknya kita ada aplikasi SMILE itu yang dari Kemenkes. Jadi semua stoknya baik itu vaksinnya ada di mana, terus jumlah vaksin ada berapa, vaksin yang keluar berapa, terus ada pengatur suhunya. Itu kan di aplikasi SMILE dari Kemenkes, nah itu sudah ter-update semua dan sampai saat ini untuk vaksin kami masih cukup untuk setiap orang yang datang ke sini," ujar dia.

Vaksinasi bagi tenaga kesehatan diharapkan selesai sampai 24 Februari. Sampai hari ini proses vaksinasi masih pada tahap pertama penyuntikan dari dua kali dosis penyuntikan.

"Tapi karena itu kan berlakunya harus dua kali penyuntikan. Jadi kurang-lebih kalau dua kali penyuntikan berarti kan harus selesai di awal-awal Februari ini untuk tahap pertama vaksin satunya, tapi nanti tetap berlanjut vaksin satunya ini," lanjutnya.

Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas SenenVaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas Senen (Afzal/detikcom)

Sampai saat ini Puskesmas Kecamatan Senen masih terus membuka untuk pelayanan vaksinasi. Tahap selanjutnya setelah pelayanan vaksinasi tenaga kesehatan adalah untuk tenaga pelayanan publik.

"Karena kan tahapannya nanti setelah ini adalah ke pelayanan publik kaya ASN ataupun misalkan TNI, nah itu datanya masuk tanggal 14 Februari data-datanya, jadi kita tetap sambil jalan, sambil untuk juga pelayanan yang pelayanan publik," lanjutnya.

(knv/knv)