Polisi Jelaskan soal Tembak Mati Harimau Eka yang Lepas di Sinka Zoo

Adi Saputro - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 22:15 WIB
Suasana pencarian harimau lepas di Sinka Zoo Singkawang Kalbar (Adi Saputro/detikcom)
Foto: Suasana pencarian harimau lepas di Sinka Zoo Singkawang Kalbar (Adi Saputro/detikcom)
Singkawang -

Seekor harimau Benggala bernama Eka dilumpuhkan dengan ditembak mati setelah lepas dari kandangnya di Sinka Zoo, Sinkawang, Kalimantan Barat (Kalbar). Polisi mengatakan tindakan tersebut terpaksa dilakukan karena harimau Eka menunjukkan sikap agresif.

"Kenapa ada perbedaan perlakuan tentang proses penangkapan harimau yang pertama dengan kedua, karena proses penangkapan pertama, keeper, orang yang sehari-hari memberi makan harimau bernama Eka sudah memberi warning kepada kami bahwa Eka menunjukkan tanda-tanda agresif yang berpotensi membahayakan, baik bagi dirinya maupun petugas yang melakukan penangkapan," terang Kapolres Singkawang AKBP Prasetio di lokasi, Sabtu (6/2/2021).

Dia mengatakan petugas gabungan sudah berupaya menembakkan obat bius. Namun upaya tersebut gagal.

Petugas terpaksa menembak mati harimau Eka untuk menekan risiko bagi petugas maupun masyarakat lain. Dia mengatakan harimau Eka sudah dalam posisi menyerang saat berhadapan dengan petugas.

"Seperti yang kami sampaikan, pada saat awal sudah dilakukan penembakan dengan peluru obat bius, namun tidak masuk ke tubuhnya. Dan Eka ada dalam posisi bersiap menyerang petugas sehingga dengan sangat terpaksa kami mengambil tindakan tegas dengan peluru tajam," kata Prasetio.

Petugas dari TNI-Polri juga sudah berkoordinasi dengan pihak BKSDA Kalbar terkait penanganan karnivora ini. Tembak mati terhadap harimau Eka, lanjutnya, adalah langkah yang sangat terpaksa dilakukan petugas.

"Karena berdasarkan hasil koordinasi dengan BKSDA, Eka sudah menunjukkan perilaku dari yang biasanya karena dia sudah membongkar dan menjebol kandang hewan kemudian membunuh dan memangsa hewan yang ada di Sinka Zoo ini. Sehingga ciri-ciri tersebut menunjukkan sifat natural alaminya sebagai hewan pemburu itu sudah muncul. Berbeda dengan saat di kandangnya," jelasnya.

Simak juga video 'Harimau Sumatera Terjerat Perangkap di Aceh Tenggara, Kondisinya Lemah!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2