Pos Indonesia Luncurkan Berbagai Inovasi, KOPNUSPOS & Motor Listrik

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 19:05 WIB
Pos Indonesia
Foto: Pos Indonesia
Jakarta -

PT Pos Indonesia (Persero) dan KSP Nusantara (KOPNUS) resmi meluncurkan lini terbaru yaitu produk Simpanan dan Pinjaman KOPNUSPOS. Hal ini merupakan wujud nyata dari penandatanganan kerja sama operasi (join operation) pada 29 Juli 2020 lalu.

Peluncuran produk ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi didampingi Direktur Jaringan & Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus serta Ketua KSP Nusantara (KOPNUS) Dedi Damhudi dan Ketua Pengawas dari KSP Nusantara (KOPNUS) Joshua Rahmat.

Ketua Koperasi Nusantara Dedi Damhudi menjelaskan KOPNUSPOS merupakan embrio baru dengan misi baru dan cita-cita yang lebih besar. Ia mengungkap program ini lahir dari proses kolaborasi untuk memberikan lending dan funding terbesar, terluas dan paling modern.

Selain itu Dedi menjelaskan, KOPNUSPOS membuka peluang untuk pengembangan bisnis dan jasa layanan keuangan kepada para pensiunan PNS, TNI, POLRI.

Dedi menilai Pos Indonesia memiliki ketersebaran jaringan yang sangat luas di seluruh wilayah Indonesia, serta memiliki SDM yang sudah berpengalaman dalam melayani pelanggan.

Sementara itu Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi berharap penggabungan dua kekuatan antara Pos Indonesia dan KSP Nusantara dapat menghasilkan sinergi yang baik. Kedepannya KONPNUSPOS diharapkan dapat menghasilkan kinerja yang baik di bidang Pinjaman KOPNUSPOS (kredit pensiun) dan Simpanan KOPNUSPOS, serta dapat mencapai hasil yang signifikan.

"Produk KOPNUSPOS ini menargetkan dalam 5 tahun kedepan akan menggandeng 1 juta pensiun untuk produk Pinjaman KOPNUSPOS dan memperoleh penempatan Rp 2 triliun untuk produk Simpanan KOPNUSPOS," jelas Faizal.

Pos Indonesia Gunakan Motor Listrik

Pos IndonesiaPos Indonesia Foto: Pos Indonesia

Bersamaan dengan peluncuran layanan KOPNUSPOS, Faizal turut meresmikan penggunaan sepeda motor listrik untuk para pengantar Pos. Hal ini dilakukan sebagai komitmen menunjang penggunaan energi listrik alternatif ramah lingkungan.

Adapun pengadaan motor listrik ini menjadi wujud dukungan PT Pos Indonesia (Persero) atas program Pemerintah dalam menerapkan kendaraan elektrik yang ramah lingkungan dan membantu pengembangan teknologi transportasi masa depan. Faizal menjelaskan, PT Pos Indonesia (Persero) menjalin kerjasama dengan PT HEIN dalam penggunaan sepeda motor bertenaga listrik dan penyediaan anjungan penukaran baterai.

Faizal mengungkap kerja sama ini berupa penggunaan sepeda motor listrik yang dipergunakan oleh Pengantar Pos Indonesia. Ia menambahkan akan ada penyediaan tempat untuk penempatan BEX (Battery Exchange Station) atau Anjungan Tempat Penukaran Baterai yang dipasang di lokasi Kantor Pos.

Lebih lanjut Ia mengungkap menyatakan bahwa pada tahap awal ini akan digunakan sebanyak 20 unit sepeda motor listrik (Electronic Vehicle) dengan pembagian 10 Unit di Bandung (5 unit di Delivery Center/DC Pos Asia Afrika, 5 unit di DC Pos Ujung Berung). Serta 10 Unit di Sentral Pengolahan Pos (SPP) Denpasar. Ia menambahkan, akan diadakan penyediaan lokasi pemasangan BEX sebanyak 5 unit yang tersebar 1 unit di Kantor Pos Bandung, 1 unit di Kantor Pos Ujung Berung, dan 3 unit di SPP Denpasar.

Presiden Director PT HEIN Murakami menjelaskan kerja sama saat ini belum komersial karena masih dalam bentuk penelitian dan pengkajian terutama pada penggunaan sepeda motor listrik dan baterainya. Untuk itu, PT HEIN akan menerima data atas penggunaan sepeda motor lisrik yang dipergunakan oleh pengantar Pos Indonesia secara online untuk keperluan penelitian terhadap mesin dan pemakaian baterai, karena telah terpasang Telematics Control Unit (TCU) pada setiap sepeda motor listrik tersebut

Adapun jangka waktu kerja sama tahap awal ini dimulai pada Januari hingga Juni 2021. Selama pelaksanaan kerja sama berlangsung, akan dilakukan pembicaraan untuk peningkatan kerja sama yang lebih luas dalam menunjang penggunaan energi listrik sebagai energi alternatif ramah lingkungan.

(ads/ads)