Seorang PNS Majelis Adat Aceh Ditetapkan sebagai Tersangka Teroris

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 13:43 WIB
Polisi tunjukkan barang bukti berupa bahan pembuat bom yang disita dari lokasi penangkapan terduga teroris di Aceh (Agus Setyadi/detikcom)
Polisi menunjukkan barang bukti berupa bahan pembuat bom yang disita dari lokasi penangkapan terduga teroris di Aceh. (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Lima terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Aceh ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya SJ, PNS di Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Timur.

"(Mereka) sudah tersangka setelah 14 hari dilakukan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (5/2/2021).

Kelima terduga teroris itu masih diamankan di Polda Aceh. Winardy menyebut kelimanya bakal dibawa Densus 88 ke Jakarta.

"Iya (dibawa ke Jakarta) cuma (masih) nunggu info Jakarta," jelas Winardy.

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror menangkap SJ alias AF di Kota Langsa, Aceh, Kamis (21/1) malam. Selain itu, tim Densus 88 Antiteror juga menciduk empat terduga teroris lain di tiga daerah di Tanah Rencong, yaitu UM alias AA alias TA, SA alias S, MY dan RA.

Winardy mengatakan UM bekerja sebagai pedagang buah-buahan, SA alias S bekerja sebagai swasta/tukang.

Selain itu, MY merupakan wiraswasta dan memiliki usaha perikanan dan kafe. Terakhir RA bekerja sebagai tukang.

"Kelima terduga teroris yang ditangkap itu punya profesi berbeda-beda," kata Winardy dalam keterangannya, Senin (25/1).

(agse/isa)