PBNU Sesalkan Masih Ada Pemuatan Kartun Nabi

PBNU Sesalkan Masih Ada Pemuatan Kartun Nabi

- detikNews
Jumat, 10 Feb 2006 06:10 WIB
Jakarta - Entah apa pasal, sudah tahu karikatur nabi sedang dinistakan banyak orang, masih saja ada media yang memuat gambar ini. PBNU menilai pasalnya adalah ketidakpekaan."Saya kira ada motivasi lain. Kami sangat menyesalkan karena Jawapos Group tidak peka mestinya, karena pasarnya umat islam," kata ketua umum PBNU, PBNU Masdar Farid Masudi kepada detikcom, Jumat (10/2/2006).Masdar menilai, meski Pemred Tabloid Gloria, David da Silva telah meminta maaf, protes tetap saja ada. Ia melihat Jawapos Group tidak peka dengan emosi umat Islam terhadap karikatur ini.Karenanya, Masdar pun meminta agar pemuatan karikatur nabi ini menjadi kasus terakhir kali di Indonesia. Terlebih bagi Jawapos Group, yang telah terkena kasus serupa sebelumnya, yakni pada Rakyat Merdeka Online."Sebaiknya jangan dimuatlah. Tahan dulu. Ini akan tambah reaksi umat Islam," ujar Masdar.Masdar juga meminta agar semua perusahaan di bidang media tidak hanya berhitung bisnis dan pasar, sehingga tergoda untuk ikut-ikutan memuat kartun nabi yang mendapat banyak kecaman itu. "Jangan berkepanjangan. Jangan hanya berpikir pasar, kalau dijual memang sangat laku tapi pikirkan sensitivitas umat," tambahnya.Pers dalam kasus ini, disarankan dia tidak terus membuat panas. Selain itu, umat Islam khususnya warga Nahdiyindiminta tidak pula mudah terpancing. (wiq/)


Berita Terkait