Wisatawan Denmark Plesir ke Bali Menyusut

Wisatawan Denmark Plesir ke Bali Menyusut

- detikNews
Kamis, 09 Feb 2006 23:02 WIB
Bali - Karikatur nabi makin santer. Tak hentinya penolakan digulirkan membuat warga Denmark mengalami phobia. Alhasil, jumlah wisatawan Dermark yang plesir ke Bali menyusut.Reaksi masyarakat Indonesia terhadap pemuatan karikatur Nabi Muhammad SAW membuat cemas warga negara Denmark. Dampaknya, jumlah wisatawan Denmark ke Bali hanya dua orang per hari. Padahal pada 2005 lalu, 24 orang tercatat per harinya. "Ini berdasar jumlah kedatangan wisatawan Denmark ke Bali per tanggal 9 Februari 2006," ungkap Kepala Bidang Informasi Kantor Imigrasi Bandara Ngurah Rai, Harsoyo kepada wartawan di kantornya, Jalan Bandara Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Bali, Kamis (9/2/2006). Sementara itu, jumlah wisatawan Denmark yang keluar dari Bali menyusul aksi-aksi protes terhadap pemuatan karikatur Nabi Muhammad SAW oleh media di Denmark jumlahnya lebih besar dari jumlah wisatawan yang masuk ke Bali. Pada 6 Februari, jumlah wisatawan Denmark yang keluar Bali sebanyak 16 orang, masuk ke Bali 8 orang dan pada 7 Februari, yang keluar sebanyak 40 orang dan masuk 15 orang. "Ada kenaikan sedikit, jumlah wisatawan pada bulan Februari ini sekitar 5 persen. Mudah-mudahan tidak ada pengaruhnya dengan maraknya demo yang terjadi sekarang," ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Gede Nurjaya usai penandatangan MoU antara DPRD dengan BPK di Jalan DI Panjaitan. Wisatawan Denmark yang berkunjung ke Bali rata-rata per tahunnya jumlahnya relatif kecil dibandingkan negara Eropa lainnya. Tahun 2005, tercatat hanya 8720 orang wisatawan Denmark yang berkunjung ke Bali, dari total wisawatan asing yang berwisata ke Bali sebesar 1.386.449 orang. Kemudian tahun 2004, jumlah wisatawan Denmark hanya 19 orang per hari, sedang pada tahun 2006 mencapai 24 orang per harinya. (wiq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads