Viral TikTok 'Jalan Buntu' di Depok Ditonton Jutaan Kali, Ini Cerita Awalnya

Indra Komara - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 12:53 WIB
Video viral Jalan Buntu.
Video viral 'Jalan Buntu'. (Screenshoot video Tik Tok akun @terdalam_)
Jakarta -

Sebuah video viral yang menunjukkan warga keukeuh melewati jalan meski sudah diinformasikan ada 'jalan buntu'. Video itu ramai dan sudah ditonton jutaan kali.

Pembuat video itu adalah Dani. Lewat akun TikToknya, @terdalam_, dia mengunggah video-video saat orang kecele dengan 'jalan buntu' sampai akhirnya warga tersebut kembali karena tak ada jalan lagi selain tempat pemakaman umum (TPU).

Lokasi video 'jalan buntu' itu berada di Sawangan, Cinangka, Depok, Jawa Barat. Dani menuturkan, awalnya ia membuat video itu untuk mengisi kekosongan waktu saat masa pandemi.

Dani, yang baru tinggal 1 tahun 6 bulan di wilayah itu, akhirnya memutuskan melakukan eksplorasi. Tujuannya sederhana, hanya ingin mengenal wilayah tempat tinggalnya.

"Sebelum pandemi, saya nggak tau wilayah saya apa, semenjak itu ada waktu luang barulah eksplor, jadi tahu, kemudian saya sedikit riset apa sih yang bikin salah jalan, seberapa banyak yang salah jalan," ujar Dani saat dihubungi, Kamis (4/2/2021).

@terdalam_

SEMANGAT ANAK MUDA PEJUANG RUPIAH #KibasSampaiLusa #SurpriSINGJoyday #BebasOngkirWIB #jalanbuntu #AksiEnergimu

♬ original sound - terdalam

Dari situ, Dani kemudian meminta izin ke RT setempat untuk membuat video social experiment. Dia melihat sisi unik di jalan depan kediamannya sampai-sampai banyak warga yang salah jalan.

"Cuma saya kemasnya dengan kemasan jalan buntu. Saya pengen tahu kemasan jalan buntu berhasil apa nggak, jadi saya bilang jalan buntu. Padahal nggak buntu-buntu juga. sebetulnya saya kemasannya di jalan buntu," tuturnya.

"Saya di awal buat konten ini cuma buat mengenalkan wilayah saya, untuk mengedukasi tingkat kepercayaan masyarakat itu masih banyak atau sudah rendah, dan cuma hiburan," jelas dia.

Cerita tentang TPU di Ujung Jalan

Dani mengatakan TPU 'jalan buntu' di ujung jalan itu sudah lama ada. Dan memang dari sebelum dia tinggal di sana tidak ada plang penanda terkait pemakaman di sana.

"Ini TPU kan tanah kotak yang sudah turun-temurun. Si TPU nih dari dulu memang nggak ada tanda penunjuk, ini TPU ini kalau mau dibilang, Kalau ke kampung ada TPU dan nggak ada tandanya," paparnya.

Dani pun menjelaskan, sejak dulu sedikit orang yang nyasar ke arah TPU. Sebab, jalan dulu yang sekarang bisa dibedakan dari konstruksi jalan aspal.

"Dulu akses TPU cuma jalan ini tanah dan batu. Setelah puluhan tahun ada pembangunan, ada jalan alternatif. Dulu alternatif sudah bisa bedain, karena ikutin jalan aspal. Tahun 2019 akses ke TPU itu diaspal karena ada bangunan, semenjak diaspal yang masuk alternatif itu, yang baru pertama kali atau sesekali juga pasti bingung, karena dua-duanya jalan jalan bagus," tutur Dani.

"TPU lingkungannya sudah dipagarin, jadi sudah masuk TPU ada jalan setapak keliling itu sudah balik ke depan lagi," lanjut dia.

Dani sudah mengira video yang dibuatnya bisa viral dan ramai di TikTok. Cuma, dia tak menyangka bisa sampai booming.

"Yang bikin viral itu kemasan jalan buntunya. Kalau saya bilang itu 'ke makam', orang pasti putar balik, cuma karena saya ada social experiment, saya pengen tahu kemasan jalan buntu ini berhasil nggak, ternyata berhasil," katanya.

Tonton juga 'Rupa Kali Baru Timur yang Tak Lagi Seperti 'Kali Sampah'':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)