Pemred Tabloid Gloria Minta Maaf dan Tarik Terbitannya

Pemred Tabloid Gloria Minta Maaf dan Tarik Terbitannya

- detikNews
Kamis, 09 Feb 2006 17:39 WIB
Surabaya - Mengaku telah khilaf, Pemimpin Redaksi Tabloid Gloria David Da Silva minta maaf kepada seluruh umat Islam yang tersinggung dengan pemuatan karikatur Nabi Muhammad dalam edisi 288 Februari. "Dengan kesalahan ini, kami meminta maaf atas kekhilafan redaksi yang memuat karikatur hingga meresahkan umat Islam," kata David Da Silva saat ditemui wartawan di kantornya Jalan Karah Agung Surabaya, Kamis (9/2/2006).Akibat kekhilafan ini, David mengaku sudah menarik semua tabloid edisi minggu II, baik yang ada di Surabaya, Jakarta, Medan, dan Manado. "Kami sudah menarik dari peredaran sejak masalah kartun ini merebak di masyarakat," kata David.Diakuinya, tabloid bertiras 8.000 ini sempat beredar di Surabaya dan Pasuruan. Namun, untuk wilayah Medan, Manado dan Jakarta langsung di stop di bandara, sehingga tidak sampai ke agen. "Kalau yang di Surabaya sudah terlanjur di kios, namun sebagian masih berada di pasaran," ujar dia.Pemuatan karikatur ini lanjut David, sama sekali tidak ada upaya kesengajaan untuk menampilkan tayangan yang mendiskreditkan umat Islam. "Ini murni kekhilafan kami dan redaksi dan gambar itu bukan rekayasa kami. Itu murni mengambil dari internet yang sudah banyak beredar luas," kata dia.Menurut Davis, peredaran tabloidnya untuk Jakarta 3.000 eksemplar, Manado 3.000 eksemplar, Medan 3.000 eksemplar dan sisanya Surabaya serta Sidoarjo. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads