15 Ton Ikan di Danau Maninjau Mati Massal, Diduga Akibat Angin Kencang

Antara News - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 18:31 WIB
Ikan mati massal di Danau Maninjau.
Ikan mati massal di Danau Maninjau. (Antara)
Padang -

Ikan di Danau Maninjau, Sumatera Barat, mati massal. Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat total kematian ikan secara massal di Danau Maninjau mencapai 15 ton.

"Ini data yang kita peroleh dari petani keramba jaring apung di danau vulkanik itu," kata Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Ermanto, didampingi Penyuluh Perikanan Asrul di Lubukbasung, Rabu (3/2/2021), seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan 15 ton ikan itu tersebar di Nagari Bayua sebanyak 5 ton dan Nagari Koto Malintang 10 ton. Ikan itu berasal dari puluhan keramba jaring apung milik puluhan petani.

"Satu keramba jaring apung dengan kematian sekitar 100 sampai 200 kilogram," katanya.

Ia menambahkan, ikan itu mati secara massal akibat angin kencang melanda daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Dengan kondisi itu, ikan menjadi pusing dan mengapung ke permukaan danau, setelah oksigen berkurang di dasar danau.

Setelah itu ikan mati secara massal dan bangkai ikan mengapung di dalam keramba jaring apung. "Total kerugian petani akibat kematian itu sekitar Rp 300 juta dan kematian terjadi semenjak Selasa (2/2) sekitar 1 ton," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2